YAHUKIMO, KOMPAS.TV - Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air dengan registrasi PK-RCY, Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban penembakan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (3/7/2026).
Selain mengevakuasi jenazah korban, Koops TNI Habema juga terus melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku yang diduga Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB dalam aksi penembakan sekaligus pembakaran pesawat.
Merespons insiden tersebut, Koops TNI Habema langsung menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat untuk menguasai sekaligus mengamankan area lapangan terbang sebagai titik masuk bantuan.
Secara bersamaan, personel juga menjalankan Search and Rescue (SAR) Taktis guna mengevakuasi korban serta memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Pemerintah Berlakukan Batas Komisi Aplikator Ojol 8 Persen, Pengemudi Harapkan Pendapatan Meningkat
Operasi tersebut melibatkan 10 personel Koops TNI Habema yang didukung dua helikopter Caracal. Seluruh rangkaian operasi dilakukan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi mengingat medan pegunungan di wilayah tersebut memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.
TNI Pastikan Terus Dukung Penegakan Hukum
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menegaskan TNI akan terus memperkuat pengamanan wilayah sekaligus mendukung proses penegakan hukum terhadap pelaku.
"Koops TNI Habema telah bergerak cepat melaksanakan operasi khusus untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban," ujar Brigjen TNI Muhammad Nas.
"TNI akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam menjaga stabilitas keamanan, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap pelaku sesuai ketentuan yang berlaku."
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- koops habema
- pilot ama
- penembakan papua
- yahukimo papua
- puspen tni
- operasi tni





