Jakarta Raih Rekor MURI Pembuatan Eco Enzyme Terbanyak, Pramono Ajak Warga Perkuat Budaya Kelola Sampah

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pembuatan eco enzyme serentak dengan jumlah peserta terbanyak dalam rangkaian Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026 yang digelar di Balai Kota Jakarta, Jumat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima penghargaan tersebut dan menegaskan capaian itu menjadi bukti kuatnya kolaborasi pemerintah, komunitas, dunia usaha, serta masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah.

Pramono mengatakan, “Konsistensi dan kolaborasi adalah kunci. Jika seluruh elemen masyarakat terus bergerak bersama, saya optimistis pengelolaan sampah di Jakarta akan semakin baik dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan.”

Rekor MURI Jadi Momentum Perubahan

Pramono menegaskan rekor tersebut bukan tujuan akhir, melainkan pemicu untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam mengurangi sampah rumah tangga.

Menurutnya, JEFF 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan.

Ia mengungkapkan, “Perubahan besar lahir dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, saya mengajak seluruh warga Jakarta menjadikan memilah sampah sebagai budaya baru menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.”

Festival Angkat Isu Lingkungan Berkelanjutan

Menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 2027, Pramono memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat berbagai program pengelolaan lingkungan melalui kolaborasi lintas sektor.

Pramono mengatakan, “Mari jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya bersama. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi warisan terbaik bagi generasi Jakarta di masa depan.”

JEFF 2026 berlangsung pada 3-4 Juli 2026 dengan menghadirkan forum diskusi, talk show, workshop, impact talk, volunteer corner, serta JEFF 2026 Awards yang membahas isu pengelolaan sampah, kualitas udara, ekonomi sirkular, dan gaya hidup berkelanjutan.

Eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik yang dimanfaatkan untuk mendukung kebersihan dan kelestarian lingkungan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PGN dan Ditjen Migas Perkuat Sinergi Penerapan Keselamatan Infrastruktur Gas Bumi
• 51 menit lalurepublika.co.id
thumb
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Foto: Ronaldo Cetak Gol, Portugal Kalahkan Kroasia
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Oyarzabal dua gol, Spanyol ke 16 besar setelah gilas Austria 3-0
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Warga Tertabrak Kereta, Perjalanan KRL Rangkasbitung – Tanah Abang Terganggu
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.