Keluarga Dokter Icha Laporkan Dugaan Intimidasi Anggota Dewan ke Polda NTT

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG  -- Keluarga mendiang dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha melaporkan kasus dugaan intimidasi yang dilakukan tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara ke Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur.

Saat tiba di Markas Polda NTT, keluarga mendiang dokter Icha langsung menuju ke ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk menyampaikan pelaporan.

Baca Juga
  • Begini Kondisi Yuvita, Korban Penganiayaan Taufik Hidayat
  • Hasil Investigasi Kemenkes: Tindakan Dokter Icha Sudah Sesuai Prosedur
  • Jaksa Ajukan Banding Putusan 10 Tahun untuk Nadiem Makarim

Pantauan kantor berita Antara, keluarga yang datang melapor antara lain kedua orang tua almarhum, yakni Gabriel Pakaenoni dan Nur Azizah, serta dua adik dokter Icha, yaitu Tiara Maharani Dwi Pakaenoni dan Eflin Pakaenoni.

Eflin tampak memegang bingkai foto mendiang kakaknya dan berjalan bersama menuju ke ruang SPKT.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Tampak hadir pula Wakil Direktur Tindak Pidana Perempuan dan Anak-Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda NTT Ajun Komisaris Besar Polisi Samuel Sambolon.

Sebelumnya, pada 26 Juni 2026, dokter Icha ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri.

Meninggalnya dokter Icha diduga karena intimidasi dari tiga orang anggota DPRD Timor Tengah Utara pada tanggal 13 Juni 2026 saat mendiang sedang menjadi dokter jaga di IGD RS Leona di Kota Kefamenanu.

Sampai dengan berita ini diturunkan, keluarga mendiang dokter Icha masih berada di ruangan SPKT untuk melaporkan kasus dugaan intimidasi tersebut.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dominasi Spanyol di Piala Dunia 2026: Lolos 16 Besar Usai Tekuk Austria 3-0
• 14 jam laluharianfajar
thumb
5 Berita Populer: Klarifikasi Untar; Film Backrooms Versi Extended
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
KRL Green Line Terlambat, Ada Orang Tertemper di Stasiun Jurangmangu
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Polda Metro Jaya Berikan Pendampingan Psikologis dan Medis kepada Tiga Korban Dugaan Penyekapan di Jakarta Pusat
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Sengketa 16 Lembu di Labuhanbatu Berakhir Damai, Penyebar Video Keterlibatan TNI Minta Maaf
• 3 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.