Bandung: Kondisi kesehatan YTR, korban penyekapan dan penganiayaan berat oleh pelaku Taufik Hidayat, berangsur membaik. Korban kini tengah menjalani masa pemulihan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung sebelum menjalani operasi.
Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSHS Bandung, Fitra Hergyana, menjelaskan kondisi fisik pasien telah menunjukkan perkembangan positif. YTR bahkan sudah mulai bisa duduk dan melakukan aktivitas ringan.
"Alhamdulillah, kondisi pasien saat ini sudah bisa duduk dan mulai beraktivitas. Kami juga telah melakukan pembersihan luka sebagai langkah penanganan awal," kata Fitra Hergyana, Jumat, 3 Juli 2026.
Fitra menambahkan tim dokter belum menjadwalkan tindakan operasi dalam waktu dekat. Prioritas utama tim medis saat ini adalah menuntaskan infeksi pada tubuh korban agar kondisinya benar-benar stabil sebelum dioperasi.
"Kami masih fokus menangani infeksinya terlebih dahulu. Begitu infeksi tertangani dengan baik, tindakan operasi akan segera dilaksanakan. Jadi, kami lakukan langkah demi langkah," tambahnya.
Baca Juga :
Polisi Ungkap Taufik Hidayat dalam Kondisi Mabuk Saat Aniaya YTR
Terkait operasi, Fitra menyatakan YTR tidak cukup menjalani satu kali tindakan. Tim medis akan melakukan observasi dan evaluasi setelah operasi pertama dilakukan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan.
"Operasi ini tidak bisa dilakukan sekali, perlu beberapa kali tahap. Kami akan melihat hasil dari operasi pertama, lalu memantau perkembangannya secara komprehensif," kata Fitra.
Untuk memastikan penanganan optimal, RSHS telah membentuk tim gabungan yang melibatkan sekitar 40 dokter spesialis. Tim ini ditugaskan untuk menangani kondisi YTR dari berbagai aspek, tidak hanya fisik tetapi juga psikis.
"Kami membentuk tim dokter dari Kementerian Kesehatan dan RSHS dengan melibatkan sekitar 40 personel. Selain fisik, pemulihan kondisi psikis korban juga menjadi perhatian utama kami agar seluruh aspek kesehatan pasien tertangani secara menyeluruh," katanya.
Petugas saat menggiring Taufik Hidayat, tersangka penyekapan terhadap seorang wanita di Mapolda Jabar, Kota Bandung. ANTARA/Rubby Jovan




