Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Badan Pusat Statistik (BPS), Kemen PPPA), dan PNM resmi menggelar Kick Off Kolaborasi dalam rangka Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Badan Pusat Statistik (BPS), Kemen PPPA), dan PNM resmi menggelar Kick Off Kolaborasi dalam rangka Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). (Foto: Ist)

IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi menggelar Kick Off Kolaborasi dalam rangka Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) bertajuk "Bersama Perempuan Berdaya Membangun Ekonomi Indonesia". 

Kegiatan ini menjadi langkah awal sinergi tiga lembaga untuk memotret kontribusi nyata perempuan pengusaha ultra mikro dalam struktur ekonomi nasional, sekaligus memperkuat arah kebijakan pemberdayaan perempuan ke depan.

Baca Juga:
PNM Raih GCG Awards 2026, Bukti Tata Kelola Berdampak

Berdasarkan data BPS, tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan Indonesia kini mencapai sekitar 56 persen, dengan sekitar 32 persen di antaranya berstatus sebagai pengusaha, sebuah tren yang terus meningkat dan menempatkan perempuan sebagai penggerak penting roda ekonomi keluarga maupun nasional.

Sensus Ekonomi 2026 sendiri merupakan sensus ekonomi kelima yang diselenggarakan BPS setiap sepuluh tahun sekali, dan akan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Baca Juga:
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Kolaborasi dengan Kemen PPPA dan PNM dalam kick off ini dinilai strategis karena menyasar langsung basis nasabah PNM Mekaar, yang mayoritas adalah perempuan pengusaha ultra mikro di berbagai pelosok daerah. Melalui data yang akurat dan aktual dari sensus ini, ketiga lembaga berharap dapat menyusun kebijakan pemberdayaan ekonomi perempuan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi memberikan apresiasi mendalam bagi para nasabah. Dia menilai, ibu-ibu Mekaar adalah pahlawan keluarga dan pahlawan bangsa. 

"Kita harus apresiasi perempuan ini yang tidak akan diam untuk urusan keluarga, akan melakukan yang terbaik," katanya. 

Senada dengan hal itu, Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menyoroti peran nyata nasabah Mekaar sebagai representasi perempuan berdaya di Indonesia. 

"Ibu-ibu Mekaar ini contoh perempuan berdaya dan kontributor terhadap roda ekonomi Indonesia. Tingkat partisipasi perempuan di angkatan kerja, termasuk pengusaha, juga meningkat ke 56 persen, dan 32 persennya adalah pengusaha, contohnya ya ibu Mekaar ini," ujarnya.

Melalui kick off ini, BPS, Kemen PPPA, dan PNM berkomitmen memastikan data Sensus Ekonomi 2026 benar-benar merepresentasikan kontribusi perempuan pengusaha ultra mikro di seluruh Indonesia, sehingga kebijakan pemberdayaan yang lahir setelahnya semakin akurat, inklusif, dan berpihak pada perempuan. Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi model kerja sama lintas kementerian dan lembaga dalam mendorong perempuan Indonesia semakin berdaya dan mandiri secara ekonomi. 

Sementara itu, Direktur Utama PNM, Kindaris mengungkapkan pentingnya kolaborasi lintas instansi ini. "Kolaborasi antar instansi bermakna penting karena perempuan menjadi tulang punggung keluarga dan roda penggerak ekonomi dan nasional” ujar Kindaris.

(Rahmat Fiansyah/ADV)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
10 Emiten Cairkan Dividen Tunai Hari Ini, Ada JRPT, TMAS, HRTA, hingga BLOG
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 3 Juli 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Suhu Sangat Ekstrem, Permukaan Tanah di Pegunungan Huoyan, Xinjiang, Mencapai 82°C 
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Bos PPATK Buka Suara Soal Pasal 50A UU P2SK dan Isu Pencucian Uang
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BMKG: 21 Kota Berpotensi Diguyur Hujan Jumat 3 Juli, Maluku Waspada
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.