Perkuat Tata Kelola, NTB Bidik Hilirisasi Perikanan

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DENPASAR — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui kerja sama strategis dengan pemerintah daerah.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU) antara Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Kerja sama itu berlaku selama lima tahun dengan sembilan ruang lingkup strategis.

Iqbal menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup sinkronisasi penataan ruang laut, penguatan tata kelola perikanan tangkap dan budidaya berkelanjutan, hilirisasi dan pemasaran hasil perikanan, pengawasan sumber daya kelautan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor kelautan dan perikanan. Seluruh program diarahkan untuk memperkuat daya saing ekonomi maritim NTB sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

"Kesepakatan ini juga akan memperkuat integrasi antara kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengelolaan ruang laut. Dengan sinkronisasi tersebut, pembangunan sektor kelautan diharapkan berjalan lebih terarah, memberikan kepastian bagi investasi, serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat pesisir," jelas Iqbal, dikutip dari siaran pers, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, manfaat kerja sama tersebut diharapkan dapat dirasakan langsung oleh nelayan, pembudidaya ikan, pelaku usaha perikanan, dan masyarakat pesisir melalui peningkatan produktivitas, penguatan hilirisasi, perluasan akses pasar, serta pengembangan SDM yang lebih kompetitif.

Selain itu, pendekatan ekonomi biru yang menjadi dasar kerja sama diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian sumber daya kelautan.

Baca Juga

  • Pemerintah Alokasikan 10.000 Unit Bantuan Perumahan Swadaya untuk NTB
  • Mayoritas Ekspor Tambang NTB ke China
  • Inflasi Bali Capai 3,27% pada Juni 2026, BI Sebut Masih Terkendali

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi NTB, produksi perikanan sepanjang 2025 mencapai 1,25 juta ton, melampaui target tahunan dan tumbuh 2,96% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan 2024.

Dari jumlah tersebut, produksi perikanan budidaya mencapai 997.210,64 ton atau naik 1,66% (yoy), sedangkan produksi perikanan tangkap mencapai 255.508,96 ton atau meningkat 2,79% (yoy).

Pertumbuhan tersebut mencerminkan stabilisasi aktivitas penangkapan dan optimalisasi sarana produksi, sekaligus menunjukkan peningkatan output yang tetap berada dalam koridor keberlanjutan sumber daya ikan.

Di sisi lain, indikator keberlanjutan lingkungan juga menunjukkan perbaikan. Luas ekosistem perairan laut yang berstatus baik pada 2025 mencapai 14.528 hektare, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sekaligus melampaui target pemerintah daerah.

Capaian tersebut ditopang pengelolaan 12 kawasan konservasi perairan melalui tiga Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Balai Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan. Menurut Pemprov NTB, peningkatan kualitas ekosistem tersebut menunjukkan pertumbuhan sektor perikanan berjalan seiring dengan penerapan prinsip keberlanjutan lingkungan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persib Siapkan Kejutan Lagi, Mariano Peralta dan Ragnar Oratmangoen Berpeluang Merapat
• 8 jam lalubola.com
thumb
Hashim Terima Banyak Laporan Penyimpangan Program MBG dan KDMP
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
7 Pemotor Jatuh hingga Terluka gegara Tumpahan Solar di Jl Raya Tajur Bogor
• 4 jam laludetik.com
thumb
Kadin Jatim Dorong Kurikulum Vokasi Berbasis Industri
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Populer, medis dan kebakaran TPA Jatiwaringin-Jabar darurat kekeringan
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.