Tegaskan Tak Ingin Jadi Ketum PBNU yang Baru, Gus Ipul: Saya Harap Tidak Dicalonkan

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) NU Saifullah Yusuf berharap dirinya tidak dicalonkan untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) PBNU baru dalam pemilihan di Muktamar ke-35 PBNU.

Pria yang karib dipanggil Gus Ipul menegaskan, dia juga tidak akan mencalonkan diri untuk menjadi Ketum PBNU karena merasa tidak memiliki kapasitas untuk mengambil peran tersebut.

"Jadi, saya harapkan tidak dicalonkan," ujar Gus Ipul saat ditemui di Pusdiklat Kesejahteraan Sosial, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).

Baca juga: Cak Imin Kritik Pengurus NU Banyak Berpolitik, Gus Ipul: Semua Sudah Kerja dengan Baik

Gus Ipul pun memohon kepada semua pihak untuk dimaklumi keputusannya tersebut.

"Untuk itu mohon dimaklumi dan dipahami dan tidak usah mendorong-dorong saya untuk jadi ketua umum," kata dia.

Menurut Gus Ipul, masih banyak tokoh-tokoh yang lebih pantas dan potensial dibandingkan darinya untuk menyandang gelar Ketum PBNU.

"Banyak yang lebih pantas lah. Banyak yang lebih pantas. Itu saja sudah," ujarnya singkat.

Baca juga: Lokasi Muktamar NU 2026 Ditentukan Pekan Depan, 5 Daerah Siap Jadi Tuan Rumah

Adapun, agenda pemilihan Ketua Umum PBNU akan menjadi salah satu pembahasan utama dalam Muktamar ke-35 yang dijadwalkan pada 1-5 Agustus 2026.

Forum tertinggi organisasi itu juga bakal memilih Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) yang berperan menentukan Rais Am.

Lokasi Muktamar ke-35 PBNU bakal diputuskan pada pekan depan berdasarkan hasil peninjauan tim survei ke lima kandidat daerah.

Baca juga: Gus Ipul Ungkap Ada 5 Daerah yang Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Lima daerah yang siap dijadikan lokasi Muktamar ke-35 PBNU pada 1-5 Agustus 2026 yakni Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, NTB, dan Sumatera Barat.

"Minggu depan, InsyaAllah, akan diadakan rapat untuk mendengarkan laporan-laporan tim survei, dan kalau memungkinkan nanti akan diputuskan tempatnya di mana," ucap Gus Ipul.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Humas PN Jaksel Tegaskan Tidak Ada Dalil Eksploitasi Anak dalam Gugatan Ruben Onsu terhadap Sarwendah
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Panduan Lengkap ORI030: Ini Cara Membeli dan 10 Poin Keuntungannya
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Bayar Pajak Kendaraan di PRJ 2026, Lebih Praktis dan Bebas Denda
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Dari Simon Tahamata Hingga Ahmad Bustomi, PSSI Resmi Umumkan Tim Pelatih Timnas Indonesia U-17
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.