Moskow (ANTARA) - Lebih dari 60 persen warga Inggris menilai Amerika Serikat (AS) memberikan pengaruh yang lebih banyak berdampak negatif terhadap dunia, demikian menurut survei lembaga riset YouGov yang dirilis pada Jumat (3/7) bertepatan dengan peringatan 250 tahun Hari Kemerdekaan AS yang jatuh pada 4 Juli.
"Hingga saat ini, 64 persen warga Inggris memandang Amerika Serikat lebih sebagai kekuatan yang membawa dampak buruk bagi dunia, sementara hanya 9 persen yang menilai negara itu lebih banyak membawa dampak baik, dan 11 persen mengatakan tidak keduanya," demikian hasil survei tersebut.
YouGov mencatat bahwa pada masa pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden, rata-rata responden yang berpandangan demikian berada di angka 39 persen.
Survei tersebut juga menunjukkan bahwa 28 persen responden menilai AS telah menjadi sumber pengaruh negatif sepanjang 250 tahun sejak kemerdekaannya. Sementara itu, 38 persen responden memberikan penilaian positif terhadap peran AS selama periode tersebut.
Di sisi lain, sebanyak 10 persen responden menyatakan tidak mendukung kemerdekaan AS dari Britania Raya.
Survei YouGov dilakukan pada 10–11 Juni dengan melibatkan 2.058 warga Inggris berusia dewasa sebagai responden. Lembaga tersebut tidak mencantumkan margin kesalahan (margin of error) dalam hasil surveinya.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: Menhan AS: "Penantang Washington akan membayar harga yang mahal"
Baca juga: Survei: Separuh warga AS tak lagi percaya akan "American Dream"
"Hingga saat ini, 64 persen warga Inggris memandang Amerika Serikat lebih sebagai kekuatan yang membawa dampak buruk bagi dunia, sementara hanya 9 persen yang menilai negara itu lebih banyak membawa dampak baik, dan 11 persen mengatakan tidak keduanya," demikian hasil survei tersebut.
YouGov mencatat bahwa pada masa pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden, rata-rata responden yang berpandangan demikian berada di angka 39 persen.
Survei tersebut juga menunjukkan bahwa 28 persen responden menilai AS telah menjadi sumber pengaruh negatif sepanjang 250 tahun sejak kemerdekaannya. Sementara itu, 38 persen responden memberikan penilaian positif terhadap peran AS selama periode tersebut.
Di sisi lain, sebanyak 10 persen responden menyatakan tidak mendukung kemerdekaan AS dari Britania Raya.
Survei YouGov dilakukan pada 10–11 Juni dengan melibatkan 2.058 warga Inggris berusia dewasa sebagai responden. Lembaga tersebut tidak mencantumkan margin kesalahan (margin of error) dalam hasil surveinya.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: Menhan AS: "Penantang Washington akan membayar harga yang mahal"
Baca juga: Survei: Separuh warga AS tak lagi percaya akan "American Dream"





