JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim nasional Mesir memastikan langkah mereka ke babak perempat final Piala Dunia 2026, setelah menyingkirkan Australia melalui drama adu penalti yang menegangkan dengan skor 2-4 di Dallas Stadium, Arlington, pada Jumat (3/7/2026).
Pertandingan yang berlangsung sengit ini berakhir dengan kemenangan emosional bagi skuad The Pharaohs.
Mesir cetak gol lebih dahulu melalui Emam Ashour menit ke-13'. Sedangkan Australia mendapat gol bunuh diri Mohamed Hany menit ke-55'.
Keberhasilan ini menjadi catatan bersejarah bagi Mesir. Penyerang andalan Mesir, Mohamed Salah menyebut ini sejarah buat timnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga mentalitas di tengah besarnya tekanan laga internasional.
"Ini adalah sejarah. Saya katakan kepada anak-anak sebelum pertandingan, teman-teman ini adalah pertandingan terbesar yang bisa kalian mainkan dalam hidup kalian, jadi nikmatilah dan jangan biarkan tekanan menguasai kalian dan membuat kalian tidak menikmati momen ini," ujar Mohamed Salah usai laga, dikutip dari laman resmi FIFA.
Baca Juga: Nagelsmann Resmi Mundur dari Timnas Jerman, Jurgen Klopp Jadi Pengganti?
Laga berlangsung ketat sejak menit awal. Mesir sempat unggul terlebih dahulu, namun Australia berhasil menyamakan kedudukan, memaksa pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu dan adu penalti.
Gelandang Mesir, Haissem Hassan mengakui bahwa Australia memberikan perlawanan yang sangat berat secara fisik.
"Kami memulai dengan baik, memimpin, dan kemudian mereka menyamakan kedudukan. Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena mereka adalah tim yang sangat mengandalkan fisik, dengan daya tahan tinggi, serta pemain-pemain yang sangat cepat dan kuat," katanya.
Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Deni-Muliya
Sumber : FIFA
- Asutralia
- Mesir
- Mohamad Salah
- Piala Dunia 2026
- Lolos babak 16 Besar
- The Pharaohs





