Rakernas Evaluasi Haji 2026, Menhaj Minta Seluruh Kekurangan Diungkap

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 Hijriah/2026 di Lapangan Makodau I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (4/7/2026).

Dia meminta agar seluruh kesalahan dan kekurangan harus diungkap sebagai bahan perbaikan, bukan untuk saling menyalahkan.

“Banyak hal yang akan tentu kita evaluasi nanti. Saya minta dievaluasi nanti kita tidak ada yang ditutup-tutupi,” kata dia saat berpidato di depan peserta Rakernas Evaluasi Haji 2026.

“Semua harus kita buka berbagai kesalahan, berbagai kekurangan kita buka selebar-lebarnya tanpa tanpa berpretensi untuk menyalahkan satu sama lain,” tambah dia.

Baca juga: Diragukan Banyak Pihak, Menhaj Sebut Penyelenggaraan Haji 2026 Terbukti Sukses

Irfan mengatakan, keterbukaan dalam evaluasi akan memudahkan pemerintah menyusun langkah perbaikan untuk penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun berikutnya.

“Karena itu sekali lagi, saya berharap momen evaluasi ini menjadi titik awal kita memperbaiki pelayanan haji untuk tahun-tahun mendatang,” ujar dia.

Soroti layanan di Mina

Ia juga menyoroti pelayanan di Mina yang dinilai masih menjadi salah satu titik lemah dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

Menurut Irfan, berbagai upaya perbaikan pelayanan di Mina harus menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rakernas.

Baca juga: Manasik Kesehatan Diharapkan Pastikan Jemaah Haji 2027 Penuhi Syarat Istitaah

“Apapun yang bisa kita lakukan untuk perbaikan Mina tentu harus kita rumuskan pada rakernas evaluasi ini,” tegas dia.

Selain evaluasi penyelenggaraan haji, Irfan mengatakan, kegiatan retret bagi jajaran Kementerian Haji juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi penyelenggaraan haji berikutnya.

Melalui kegiatan itu, ia berharap seluruh jajaran lebih siap, baik secara fisik maupun mental, serta memiliki kekompakan yang lebih baik.

Irfan turut menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang membantu pelaksanaan retret tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Tepis Mitos Skema Ponzi, BPKH Jelaskan Proses Pengelolaan Dana Haji

Ia pun mengajak seluruh peserta mendoakan para jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji, termasuk seorang dokter yang wafat ketika menjalankan tugas melayani jemaah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Sabtu 4 Juli 2026 Naik Lagi
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
KPK: Bupati Langkat terima suap proyek hingga korupsi seragam sekolah
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Marinir TNI dan US Marine Asah Kemampuan Kamuflase dan Tempur Jarak Dekat
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Rayakan Ikon Motor Jepang Era 80 dan 90-an, Ini yang Dilakukan Repsol
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Danantara Carikan Bos Baru dan Audit Pos Indonesia Usai Temukan Dugaan Rekayasa Keuangan
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.