TANGERANG, KOMPAS.TV - Dewan Guru Besar BINUS University mengangkat gagasan AI for Life dalam momentum Lustrum IX universitas tersebut.
Gagasan itu berkaitan dengan bagaimana kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dapat dimanfaatkan secara lebih bermakna, etis, dan bertanggung jawab untuk mendukung kehidupan manusia.
Dewan Guru Besar BINUS University menilai, pembahasan mengenai AI tidak boleh berhenti pada penggunaan alat atau aplikasi semata, tetapi perlu dipahami secara lebih komprehensif sebagai bagian dari transformasi berbagai bidang.
"Melalui gagasan AI for Life, Dewan Guru Besar BINUS ingin menegaskan bahwa teknologi, khususnya AI, harus diarahkan untuk memperkuat kehidupan manusia, bukan menggantikannya,” ujar Ketua Dewan Guru Besar BINUS University, Prof. Harjanto Prabowo dalam keterangannya yang diterima KompasTV, Sabtu (4/7/2026).
Gagasan AI for Life dirumuskan oleh Dewan Guru Besar BINUS University melalui pendekatan lintas keilmuan.
Pendekatan tersebut menegaskan, kecerdasan buatan bukan hanya isu teknologi, tetapi juga berkaitan dengan pendidikan, industri, kreativitas, tata kelola, hukum, geopolitik, dan kebijakan nasional.
Baca Juga: Oscar 2027 Ubah Aturan AI, Begini Nasib Film dengan Teknologi Kecerdasan Buatan
Para Guru Besar BINUS University dalam beberapa subtim menyoroti berbagai aspek strategis pemanfaatan AI bagi masa depan Indonesia:
- Subtim A: Teknologi, Engineering, dan Information Technology dengan Segala Dampaknya
Fokus ini menyoroti pentingnya transformasi digital yang tidak berhenti pada penggunaan teknologi.
Kecerdasan buatan dinilai perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat kualitas pengambilan keputusan, membangun kapabilitas baru, serta menciptakan inovasi yang berdampak bagi industri dan masyarakat.
Organisasi, industri, dan institusi pendidikan dinilai perlu bergerak dari AI adoption (adopsi AI) menuju AI transformation (transformasi AI), yakni dari sekadar memakai teknologi menjadi mampu menciptakan nilai melalui teknologi.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- artificial intelligence
- kecerdasan buatan
- ai
- binus university




