Waspada Modus Baru, Ketika Ganja Menyusup ke Tren Vape Anak Muda

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penyelundupan ganja seberat 3,37 ton asal Thailand digagalkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur. Pengungkapan jaringan internasional ini menjadi perhatian, utamanya terkait ancaman peredaran narkotika yang menyasar generasi muda di Indonesia.

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai pengungkapan dalam jumlah masif ini merupakan bentuk pelaksanaan tugas negara dalam melindungi masyarakat. Menurutnya, kasus ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan edukasi publik mengenai bahaya narkoba.

Baca Juga
  • Bea Cukai dan BNN Bongkar Modus Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Thailand dalam Koper dan Matras Lateks
  • Polisi Bongkar Pabrik Vape Ganja di Bali, 3 WNA Raup Untung Rp360 Miliar
  • Vape Rasa Buah dan Kemasan Kartun Masih Marak, Peneliti Minta Pengawasan Diperketat

"Sering kali masyarakat hanya melihat persoalan narkoba ketika barang haram itu sudah beredar. Padahal, keberhasilan terbesar justru ketika aparat mampu menghentikannya sebelum sampai ke tangan masyarakat. Itulah yang terjadi dalam pengungkapan kasus ini," kata Fernando dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Sabtu (4/7/2026).

Vape (ilustrasi). Terdapat dugaan bahwa pasokan ganja tersebut akan diolah menjadi cairan rokok elektronik (vape), produk yang saat ini populer di kalangan remaja dan dewasa muda. - (Dok. Magnific)

 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pencegahan di pintu masuk negara dianggap menjadi krusial mengingat anak muda sering kali menjadi target utama peredaran. Pengungkapan kasus yang bertepatan dengan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dan Hari Bhayangkara ke-80 ini diharapkan tidak sekadar menjadi catatan seremonial, melainkan menjadi tolok ukur penegakan hukum yang berjalan secara terintegrasi.

Salah satu poin yang dinilai mendesak untuk diwaspadai dalam kasus ini adalah adanya indikasi perubahan strategi sebaran dari sindikat narkotika. Berdasarkan hasil investigasi, terdapat dugaan bahwa pasokan ganja tersebut akan diolah menjadi cairan rokok elektronik (vape), produk yang saat ini populer di kalangan remaja dan dewasa muda.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AHY tinjau pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Medan
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
KPK: Kenaikan gaji Pemda bukan jaminan cegah korupsi
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Mostafa Shobeir ungkap suka cita Mesir lolos ke 16 besar
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
PAN Bidik Kursi Gubernur Sulsel
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Wamendagri Minta Insiden Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo Diusut Tuntas
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.