VIVA – Persija Jakarta memastikan masa depan Witan Sulaeman tetap berada di ibu kota. Pemain sayap andalan Timnas Indonesia itu resmi memperpanjang kontraknya bersama Macan Kemayoran hingga tiga musim ke depan.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi mengenai masa depan Witan. Manajemen Persija menilai pemain berusia 24 tahun itu masih menjadi bagian penting dalam proyek tim untuk menghadapi kompetisi musim 2026-2027.
Sejak bergabung pada 2023, Witan menjadi salah satu pemain yang kerap diandalkan di sektor penyerangan. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta kreativitasnya dalam membangun serangan membuat perannya tetap dibutuhkan di dalam skuad.
Pada kompetisi Super League 2025-2026, Witan membukukan satu gol dan tiga assist. Meski catatan statistiknya tidak terlalu mencolok, kontribusinya dalam membuka ruang, menciptakan peluang, hingga membantu transisi serangan dinilai sangat penting bagi permainan Persija.
- Persija Official
Sebelum kembali berkarier di Indonesia, Witan sempat menimba pengalaman di kompetisi Eropa. Ia pernah memperkuat beberapa klub di Serbia, Polandia, dan Slovakia, pengalaman yang membentuk kematangannya sebagai pemain profesional sekaligus menjadi modal berharga bersama Persija dan Timnas Indonesia.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, optimistis Witan masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Ia juga percaya kehadiran pelatih kepala Shin Tae-yong dapat membantu sang winger kembali menunjukkan performa terbaiknya.
“Persija dan Witan sepakat untuk melanjutkan kerja sama untuk 3 musim kedepan. Kehadiran Coach Shin diharapkan mampu mengembalikan versi terbaik dari Witan. Sehingga dapat memberikan kontribusi lebih maksimal bagi tim, untuk membantu meraih target Juara,” ujar Prapanca dalam keterangan resmi yang diterima pada Sabtu (4/7/2026).
Witan menyambut positif keputusan memperpanjang masa baktinya bersama Persija. Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub dan Jakarta, sekaligus masih menyimpan ambisi besar yang belum tercapai.
“Alasan utama saya bertahan di Persija adalah karena saya dan keluarga mencintai Persija dan Kota Jakarta. Kedua, kehadiran Coach Shin sebagai pelatih kepala juga menjadi salah satu penyebab saya ingin melanjutkan perjalanan saya di sini. Selain itu, saya masih memiliki keinginan besar yang belum terwujud bersama klub ini, yaitu membawa Persija meraih gelar juara agar bisa membanggakan Jakarta dan The Jakmania,” ujar Witan.





