BOGOR, KOMPAS.com – Pasar tradisional kini tak lagi identik hanya sebagai tempat berbelanja kebutuhan dapur.
Di Kota Bogor, Jawa Barat, Pasar Jambu Dua tampil dengan wajah baru yang memadukan aktivitas belanja dan wisata kuliner dalam satu kawasan.
Bangunan pasar yang kini memiliki dua lantai itu menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
Lantai dasar tetap difungsikan sebagai pasar basah yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari sayuran, ayam, hingga aneka bumbu dapur.
Baca juga: Warga Pangling Lihat Wajah Baru Pasar Jambu Dua Bogor, Harap Kebersihannya Terjaga
Sementara itu, lantai dua disulap menjadi sentra kuliner yang bisa dinikmati masyarakat tanpa dikenakan tiket masuk.
Untuk menuju area kuliner, pengunjung cukup memarkirkan kendaraan di area parkir yang berada di bagian belakang gedung.
Begitu tiba di lantai dua, suasana yang ramai langsung terasa.
Beragam tenant makanan dan minuman berjajar, ditemani photobooth bergaya vintage hingga area music spot yang membuat pengunjung betah berlama-lama.
Baca juga: Pj Walkot Bogor Minta Pedagang Tak Ragu Direlokasi ke Pasar Jambu Dua
Momen libur sekolah dan akhir pekan membuat sentra kuliner ini dipenuhi warga.
Ada yang memilih menikmati makanan di depan kios, sementara lainnya membawa hidangan sambil berkeliling melihat tenant yang tersedia.
Salah satu yang menarik perhatian adalah kios minuman rempah milik Danda Pratama (19).
Ia menawarkan racikan minuman dari rempah-rempah asli seperti kembang lawang, cabai jawa, kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan kayu secang. Untuk memberikan cita rasa manis, ia gula aren, susu, dan madu.
Harga satu gelas minuman rempah dibanderol mulai Rp 15.000 hingga Rp 18.000.
Baca juga: Pasar Jambu Dua di Bogor Resmi Beroperasi, Ratusan Pedagang Siap Berjualan
Tak sekadar berjualan, Danda juga kerap memberikan rekomendasi minuman sesuai kebutuhan pelanggan.
"Kalau misalkan khasiat, kita pasti ngasih tahu. Misalkan, 'A, saya pegal-pegal nih' atau 'A, saya pengin nurunin berat badan'. Itu kita kasih rekomendasi sesuai sama minumannya," tutur Danda saat ditemui Kompas.com, Sabtu (4/7/2026).