Pemerintah Gelar OMC untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Besok

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum padam. Besok, pemerintah berencana melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan untuk mempercepat pemadaman kebakaran.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH), Diaz Faisal Malik Hendropriyono, menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk memadamkan api, mulai dari penanganan darat hingga udara atau water bombing.

"Kita sudah mencoba beberapa hal, jadi ada yang water bombing dan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) nanti akan dilakukan. Tetapi OMC ini kan nunggu awan. Nah, awannya ini belum ada," kata Diaz saat meninjau lokasi kebakaran, Sabtu (4/7/2026).

Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi awan hujan diprediksi mulai muncul besok hari. "Jadi kemungkinan dari BMKG tadi bahwa besok akan ada hujan tipis-tipis, sehingga dimungkinkan untuk melakukan OMC besok. Besok kita akan melakukan (bersama) BNPB," ucap Diaz.

Baca juga: Wamen LH Jengkel, Kebakaran TPA Jatiwaringin Jadi Tontonan Warga

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian LH, Rizal Irawan, melaporkan bahwa luas area yang terbakar telah meluas. Dari awalnya hanya 3 hektar, kini api telah merambat hingga mencakup hampir separuh luas TPA Jatiwaringin.

"Dari luas 33 hektar, sampai tadi malam estimasi sudah menjadi 15 hektar. Kejadian sejak tanggal 30 Juni, jadi sekarang sudah hari kelima. Pak Bupati kemarin sudah mengeluarkan SK status kedaruratan penanganan bencana kebakaran TPA," ujar Rizal.

Deputi Bidang Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian LH, Rizal Irawan Foto: Rumondang/detikcom

Dia mengungkap pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan kebakaran lahan gambut. Hal ini disebabkan oleh kedalaman tumpukan sampah yang mencapai 20-30 meter serta adanya kandungan gas metana yang mudah meledak.

"Ini kita anggap lebih rawan dibandingkan gambut. Gambut kedalamannya hanya 4-5 meter, ini bisa 20-30 meter. Kedua, di sini ada metana, sehingga potensi ledakan gas sangat tinggi. Petugas harus betul-betul sangat hati-hati," jelasnya.

Baca juga: Wamen LH Sebut Kebakaran TPA Jatiwaringin Lebih Berbahaya dari Lahan Gambut

Terkait OMC, Rizal menjelaskan bahwa kunci keberhasilannya sangat bergantung pada kondisi alam. Namun hingga kini, cuaca di lokasi TPA Jatiwaringin terpantau masih sangat cerah, yang membuat penyemaian awan tidak mungkin dilakukan.

"Hasil BMKG, sampai hari ini potensi cuaca masih cerah. Dari kemarin kita nunggu awan, nunggu awan karena TMC tanpa awan suatu hal yang mustahil," katanya.

Namun setelah berkoordinasi dengan BMKG, pemerintah berencana melakukan OMC pada Minggu (5/7) besok, menyusul munculnya potensi awan hujan.

"Mohon izin mudah-mudahan kalau prediksi BMKG besok tanggal 5 itu ada hujan ringan," imbuhnya.

Seperti diketahui, kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum padam sejak Selasa (30/6) lalu. Pemkab Tangerang telah menetapkan status tanggap darurat karena kebakaran di lokasi meluas.




(ond/fas)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi IV DPR Resmikan Gudang BULOG Banjarbaru untuk Perkuat Logistik dan Cadangan Pangan Nasional
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Eks Pelatih Totenham Ange Postecoglou Resmi Tangani Al Nassr
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ditembak dan Dibakar di Papua, Polisi Bantah Pesawat AMA Punya Misi di Luar Kemanusiaan
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Antisipasi 70 Juta Lansia pada 2045, Bank Mantap Siapkan Produk hingga Ekosistem Kesehatan
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Menhut Ungkap Mandat Presiden Prabowo soal Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.