Bukan Prancis atau Argentina Tim Terganas di Piala Dunia 2026, Cek Stastiknya!

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

Banyak yang mengira Prancis atau Argentina menjadi tim paling ganas sepanjang Piala Dunia 2026. Faktanya, data terbaru FIFA justru menghadirkan kejutan yang sulit diabaikan. Ada tim lain yang lebih agresif dalam membangun ancaman ke gawang lawan. Lantas, siapa sebenarnya tim terganas berdasarkan statistik turnamen?

Piala Dunia 2026 terus menghadirkan kejutan, bukan hanya dari hasil pertandingan, tetapi juga dari data statistik yang dirilis FIFA. Setelah seluruh pertandingan babak 32 besar berakhir pada Jumat (3/7) malam waktu Amerika Serikat atau Sabtu (4/7) siang WIB, gambaran mengenai performa setiap peserta semakin terlihat jelas.

Sepanjang 88 pertandingan yang telah dimainkan sejak fase grup hingga babak 32 besar, total 257 gol berhasil tercipta. Dari sisi produktivitas, Prancis masih menjadi tim paling tajam dengan torehan 13 gol. Argentina mengikuti di belakangnya setelah mengemas 11 gol.

Meski demikian, jumlah gol ternyata tidak selalu mencerminkan agresivitas sebuah tim dalam menyerang. Statistik FIFA memperlihatkan bahwa Prancis maupun Argentina bukanlah tim yang paling sering menciptakan peluang selama turnamen berlangsung.

Belgia justru menempati posisi teratas dalam kategori attempts at goal atau total percobaan mencetak gol. Dalam empat pertandingan, Belgia melepaskan 92 tembakan ke arah gawang lawan. Salah satu penampilan paling dominan terjadi saat menghadapi Senegal, ketika mereka mampu menghasilkan 21 percobaan.

Di belakang Belgia terdapat Kolombia dengan 79 peluang, disusul Spanyol yang mencatatkan 78 percobaan. Angka tersebut menunjukkan intensitas serangan ketiga negara itu lebih tinggi dibandingkan dua favorit juara, yakni Argentina dan Prancis.

Sementara itu, jika mengacu pada akurasi tembakan atau attempts on target, Prancis kembali menunjukkan kualitasnya. Skuad besutan Didier Deschamps menjadi tim dengan jumlah tembakan tepat sasaran terbanyak, yakni 34 kali.

Kanada berada di posisi kedua dengan 29 tembakan tepat sasaran, sedangkan Kolombia melengkapi tiga besar setelah membukukan 28 peluang yang mengarah ke gawang.

Di sisi lain, Argentina unggul dalam aspek expected goals (xG), statistik yang menggambarkan kualitas peluang yang berhasil diciptakan sebuah tim. Albiceleste mencatat rata-rata xG sebesar 9,28.

Di bawah Argentina, Spanyol membukukan xG 8,83, disusul Jerman dengan 8,64. Swiss berada di angka 8,57, sementara Inggris melengkapi lima besar melalui catatan 8,47.

Meski angka-angka tersebut memberikan gambaran mengenai kekuatan setiap tim, statistik bukanlah penentu mutlak hasil pertandingan. Tekanan di lapangan, efektivitas penyelesaian akhir, strategi pelatih, hingga mental bertanding tetap menjadi faktor yang dapat mengubah jalannya laga.

Namun, ini semua hanya statistik. Saat pertandingan, ada faktor-faktor yang bisa mengubah situasi atau keadaan. Siapa yang kuat mental, dia yang akan menjadi juara. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapan Korban KDRT Sebaiknya Bertahan atau Bercerai? Ini Saran Psikolog
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Salat DKI Jakarta 4 Juli 2026
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Grup Erajaya ERAA dan ERAL Kompak Tebar Dividen, Begini Penilaian Analis
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Taylor Swift dan Travis Kelce Menikah
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Fakta Mengerikan Perang Rusia-Ukraina, Korban Jiwa Tembus 2 Juta Orang
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.