Iran Gelar Pemakaman Akbar Ali Khamenei, Puluhan Delegasi Asing Hadir

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Iran menggelar upacara pemakaman kenegaraan untuk pemimpin tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran sejak Sabtu (4/7/2026).

Prosesi yang berlangsung selama sepekan itu diperkirakan menjadi salah satu pemakaman terbesar dalam sejarah modern Iran dengan jutaan pelayat diprediksi memadati sejumlah kota hingga prosesi pemakaman berakhir pada 9 Juli 2026 di Mashhad.

Dilansir dari Al-Jazeera, prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei berlangsung selama enam hari dan melintasi sejumlah kota penting bagi umat Syiah.

Rangkaian dimulai di Teheran pada 4–6 Juli 2026, dengan jenazah disemayamkan di Masjid Imam Khomeini Mosalla bersama jenazah sejumlah anggota keluarganya yang turut tewas dalam serangan pada Februari lalu.

Selanjutnya, pada 7 Juli 2026, prosesi dan salat jenazah digelar di Masjid Jamkaran, Kota Qom. Rangkaian kemudian berlanjut ke Irak pada 8 Juli 2026, dengan prosesi penghormatan di dua kota suci Syiah, yakni Najaf di Kompleks Makam Imam Ali dan Karbala.

Adapun prosesi pemakaman dijadwalkan pada 9 Juli 2026 di Kompleks Makam Imam Reza, Mashhad, yang juga merupakan kota kelahiran Khamenei.

Baca Juga

  • Profil Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas dalam Serangan AS-Israel
  • Pasukan Hezbullah Bersumpah Balas Dendam ke AS-Israel Usai Khamenei Tewas
  • "Pesan Terakhir" Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei setelah Dikabarkan Meninggal

Upacara tersebut sebelumnya sempat tertunda selama beberapa bulan akibat perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Pemerintah Iran menyebut lebih dari 100 negara mengirimkan delegasi untuk menghadiri rangkaian pemakaman, sementara jutaan warga diperkirakan mengikuti prosesi di berbagai kota.

Sejumlah pemimpin dan pejabat tinggi negara yang dikonfirmasi hadir antara lain Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev yang memimpin delegasi Rusia, delegasi resmi dari China, serta delegasi pemerintah Afghanistan yang dipimpin pejabat Taliban.

Selain itu, pemakaman juga dihadiri puluhan delegasi tingkat presiden, perdana menteri, utusan khusus, dan tokoh agama dari berbagai negara di Timur Tengah, Asia, Afrika, hingga Amerika Latin.

Sebaliknya, tidak ada kepala negara atau kepala pemerintahan dari Amerika Serikat maupun negara-negara Eropa Barat yang menghadiri upacara tersebut. Sejumlah negara Barat juga tidak mengirim delegasi tingkat tinggi.

Di dalam negeri, ribuan pelayat memadati Grand Mosalla sejak Jumat malam untuk memberikan penghormatan terakhir. Peti jenazah Khamenei dibalut bendera Iran dan ditempatkan berdampingan dengan beberapa anggota keluarganya yang juga tewas dalam serangan udara pada Februari lalu.

Pemakaman ini menjadi ujian politik pertama bagi pemerintahan Iran setelah wafatnya Khamenei. Otoritas memanfaatkan momentum tersebut untuk menunjukkan soliditas pemerintahan serta dukungan publik di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sementara itu, pengamanan diperketat di seluruh lokasi prosesi mengingat masih tingginya risiko eskalasi keamanan di kawasan.

Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. Dalam serangan udara tersebut, sejumlah anggota keluarganya juga dilaporkan tewas, termasuk putrinya, menantu laki-lakinya, dan seorang cucunya, bersama sejumlah pembantu dekat serta komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Permintaan Melemah, Harga Emas Diproyeksi ke USD4.500 pada Kuartal IV
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bus Sugeng Rahayu Terjun ke Sungai di Nganjuk, Empat Orang Penumpang Terluka
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Brown Pulang Kampung! Bayern Gaet Bek Kiri Asal Bavaria dari Frankfurt
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Spokats Buka di Bekasi, Destinasi Baru Pecinta Sneakers Lokal
• 18 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Warga Palestina Keluhkan Gaza Terlupakan Sejak Perang AS-Iran
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.