Jakarta, VIVA – Nama Mathis Molinié belakangan menjadi sorotan publik Indonesia setelah dirinya dikaitkan dengan penyanyi Raisa. Rumor kedekatan keduanya membuat sosok chef asal Prancis tersebut mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Meski hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari kedua pihak mengenai kabar tersebut, perhatian warganet justru meluas ke perjalanan karier dan aktivitas profesional Mathis di dunia kuliner.
Chef muda yang berasal dari Rouen, Normandia, Prancis, ini bukan hanya dikenal karena kemampuannya mengolah hidangan khas Negeri Menara Eiffel. Ia juga telah membangun berbagai aktivitas profesional yang menjadikannya sebagai salah satu figur kuliner dengan kiprah internasional.
Berbekal pengalaman sejak kecil di lingkungan keluarga pecinta masakan Prancis, Mathis kini mengembangkan karier yang mencakup bisnis keluarga, proyek kuliner lintas negara, hingga personal branding di media sosial.
Berawal dari Tradisi Memasak Keluarga
Kecintaan Mathis terhadap dunia kuliner tumbuh sejak masih kanak-kanak. Ia mengenal dapur bukan melalui sekolah memasak, melainkan dari kebiasaan membantu dan mengamati sang ayah, Philippe Molinié, saat menyiapkan berbagai hidangan khas Prancis.
Seluruh teknik dasar memasak dipelajari secara langsung dari ayahnya, yang juga mewarisi kecintaan terhadap kuliner dari generasi sebelumnya. Tradisi tersebut kemudian menjadi fondasi utama dalam perjalanan Mathis hingga berkembang menjadi chef profesional.
Deretan Bisnis dan Aktivitas Profesional Mathis Molinié
1. Mengelola Restaurant Philippe
Bisnis utama yang dijalankan Mathis adalah Restaurant Philippe, restoran keluarga yang berdiri di Rouen sejak 1988. Usaha tersebut didirikan oleh ayahnya dan dikenal sebagai bistro yang menyajikan masakan rumahan khas Prancis dengan bahan-bahan segar serta menu yang terus diperbarui mengikuti musim.
Setelah bertahun-tahun belajar langsung dari sang ayah, Mathis dipercaya meneruskan pengelolaan restoran tersebut. Selama memimpin Restaurant Philippe, ia tetap mempertahankan filosofi keluarga yang dirangkum dalam slogan "Cooking from father to son", sekaligus menjaga kualitas hidangan yang menjadi ciri khas restoran.
2. Menangani Berbagai Proyek Kuliner Internasional
Selain mengelola restoran keluarga, Mathis juga aktif mengerjakan berbagai proyek kuliner di sejumlah negara. Pengalaman bekerja di berbagai restoran serta kemampuannya memadukan teknik memasak klasik Prancis dengan pendekatan modern membuatnya dipercaya terlibat dalam beragam kolaborasi profesional di industri kuliner.




