22 jiwa sekitar TPA Jatiwaringin terkena ISPA dapat pendampingan medis

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid melaporkan sebanyak 22 jiwa warga di sekitar area kebakaran TPA Jatiwaringin, Mauk, yang terjangkit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat dampak paparan asap, mendapat pendampingan khusus dari tim medis.

"Dari seratusan warga yang terindikasi terkena ISPA, ada 22 orang warga masih ditangani oleh petugas Puskesmas dari Dinkes Kabupaten Tangerang," ucap Bupati Maesyal di Tangerang, Minggu.

Ia mengatakan, berdasarkan data laporan Dinas Kesehatan setempat terdapat total 154 jiwa warga terkena gejala infeksi saluran pernapasan. Dimana, 22 jiwa diantaranya saat ini tengah menjalani penanganan medis secara berkala.

"Ya, sebelumnya ada 100-an, jadi sekarang sudah turun jadi 22 jiwa yang masih ISPA," ucapnya.

Namun demikian, kata Maesyal, pemerintah daerah terus melakukan penanganan melalui pengawasan yang dilakukan oleh petugas kesehatan sebagai memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang terdampak.

"Dinas Kesehatan maupun dari Puskesmas, tapi hari door to door. Jadi, mendatangi rumah-rumah warga yang tidak mengungsi ke posko untuk diperiksa," katanya.

Selain itu, sebagai bentuk upaya perhatian dari pemerintahannya kini telah membangun dua lokasi posko kedaruratan sebagai tempat pengungsian masyarakat yang terdampak paparan asap TPA Jatiwaringin tersebut.

"Yang pertama posko pengungsian adalah di Tanjakan Mekar, disana lokasinya di kantor desa. Kemudian yang kedua di Desa Rajeg Mulya. Jadi dua-duanya ini sudah kita tempatkan," ujarnya.

Dia mengaku, dari posko-posko yang disiapkannya tersebut sudah terdapat ratusan warga telah dilakukan evakuasi ke pengungsian oleh petugas gabungan dari BPBD dan TNI/Polri.

"Tetapi ada yang satu malam, ada yang dua malam bertahan di pengungsian. Namun sekarang sudah kembali ke rumah masing-masing lagi," pungkas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi menambahkan, saat ini pihaknya menyiagakan sebanyak 50 tenaga medis untuk melayani warga yang terdampak paparan asap kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk.

"Kalau personil itu awal-awal cuma kita belasan, sekarang ini kita tingkatkan menjadi 50 orang. Dengan tambahan dari Puskesmas sekitar yang ada di wilayah bencana," ungkapnya.

Pengerahan puluhan tim medis ini perlu dilakukan mengingat paparan asap yang dihasilkan dari material sampah mulai mengganggu permukiman dan berdampak terhadap warga sekitar.

Selain itu, kata Hendra, Dinas Kesehatan setempat juga melaporkan jumlah total warga yang datang berobat ke posko darurat kini hampir menyentuh angka 200 jiwa, dengan mayoritas keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut.

Dari data itu, mayoritas yang memeriksakan diri dengan keluhan gangguan pernafasan merupakan kelompok ibu hamil, anak hingga orang dewasa.

Namun demikian, tim medis dari pemerintah daerah Kabupaten Tangerang telah memberikan penanganan maksimal dan berkelanjutan terhadap pasien tersebut.

"Kalau total yang berobat itu, semua pelayanan itu, mungkin sekarang ini kemarin ada154 hingga 200 jiwa warga ditangani," tuturnya.

Fokus utama penanganan medis saat ini adalah mencegah agar ISPA tersebut tidak memburuk menjadi penyakit pneumonia. Terutama bagi kelompok rentan seperti balita dan lansia, mengingat pneumonia memiliki risiko fatalitas yang tinggi jika terlambat ditangani.

"Jadi kita memang menganjurkan ke masyarakat jangan sampai terpapar ISPA. Jadi, hindari paparan asap. Kalau seandainya terpaksa terkena paparan, kita harus pakai masker," kata Hendra.

Baca juga: Pemkab turunkan tim medis tangani warga terdampak asap kebakaran TPA

Baca juga: Kemenkes kirim logistik kesehatan respons kebakaran TPA Jatiwaringin





Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jasa Marga perkuat layanan berbasis teknologi utamakan keselamatan
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Jasa Marga Perkuat Transformasi Customer Experience melalui Expert Sharing Session Bersama Akademisi dan Praktisi
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Dewa United Resmi Berpisah dengan Pelatih Jan Olde Riekerink
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Wamenaker Ingatkan Investasi ke Indonesia Harus Bisa Menciptakan Lapangan Kerja
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bukan Main! Para Raksasa Korea Mau Tebar Duit Rp3.661 T di Lokasi Ini
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.