Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) semakin menjadi pilihan transportasi bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. 184.740 warga negara asing (WNA) tercatat menggunakan layanan kereta cepat itu pada tahun ini untuk bepergian dalam koridor dari Jakarta-Bandung.
General Manager Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia-China, Eva Chairunisa mengatakan bahwa kereta cepat kini tidak hanya menjadi pilihan masyarakat, tetapi juga semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh wisatawan internasional selama berada di Indonesia.
Baca Juga: Tak Cuma Tepat Waktu, ini yang Bikin masyarakat Makin Loyal dengan Angkutan Kereta
"Whoosh tidak hanya menjadi moda transportasi pilihan masyarakat Indonesia, tetapi juga semakin banyak digunakan oleh wisatawan mancanegara. Kehadiran Whoosh memberikan pengalaman perjalanan yang cepat, nyaman, dan efisien, sehingga mendukung mobilitas wisatawan selama berkunjung ke Jakarta dan Bandung," ujar Eva, dikutip Minggu (5/7).
Wisatawan Malaysia sendiri menjadi pengguna kereta cepat terbanyak. 74.902 penumpang asal negara tersebut tercatat memanfaatkan layanan transportasi itu selama Januari hingga Juni 2026. Secara kumulatif sejak kereta cepat beroperasi, mereka juga menempati posisi teratas dengan jumlah penumpang mencapai 373.433.
Setelah Malaysia, pengguna Whoosh terbanyak berasal dari Singapura sebanyak 106.010 penumpang, disusul China 75.659 penumpang, Jepang 41.416 penumpang, Korea Selatan 28.144 penumpang, Australia 27.103 penumpang, Amerika Serikat 26.307 penumpang, Brunei Darussalam 22.213 penumpang, India 21.491 penumpang, dan Belanda 19.438 penumpang.
Eva menjelaskan dominasi wisatawan Malaysia tidak terlepas dari tingginya jumlah kunjungan turis negara tersebut ke Indonesia, khususnya ke kawasan Bandung Raya.
Bandung selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan Malaysia karena menawarkan berbagai pilihan wisata belanja, kuliner, hingga perjalanan keluarga. Kehadiran Whoosh dinilai semakin memudahkan mobilitas wisatawan karena mampu memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi jauh lebih singkat dibandingkan moda transportasi darat lainnya.
KCIC melihat tren peningkatan pengguna asing ini menjadi indikator bahwa Whoosh mulai dikenal sebagai salah satu infrastruktur transportasi modern Indonesia yang mampu mendukung sektor pariwisata nasional.
Ke depan, KCIC berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan agar semakin mudah diakses oleh seluruh pengguna, termasuk wisatawan mancanegara.
Baca Juga: Dokter Tifa Ogah Berdamai dengan Jokowi di Kasus Ijazah: Saya Tak Akan Menerima Pengakuan Bersalah
"KCIC akan terus meningkatkan kualitas layanan Whoosh agar semakin mudah diakses dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh penumpang, termasuk wisatawan mancanegara. Melalui layanan transportasi yang cepat, nyaman, dan terintegrasi, KCIC berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pariwisata nasional, meningkatkan konektivitas antardestinasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Jakarta, Bandung, dan sekitarnya," tutur Eva.





