Arie Kriting Kenang Awal Mula Timuran Jaksel, Kini Tumbuh Jadi Festival Musik Besar

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Pesta Timuran Jaksel berhasil menghadirkan perayaan musik dan budaya Indonesia Timur yang meriah di CIBIS Park, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/7/2026). Festival hasil kolaborasi Nadi Creative dan Antara Suara ini disambut antusias oleh ribuan pengunjung yang datang untuk menikmati beragam sajian musik, budaya, komunitas, hingga kuliner khas Indonesia Timur dalam suasana hangat penuh kebersamaan.

Rangkaian acara dibuka dengan penampilan spesial bertajuk Idol Timur yang menghadirkan talenta-talenta muda asal Indonesia Timur. Pertunjukan ini menjadi simbol semangat regenerasi sekaligus menandai dimulainya perjalanan Pesta Timuran Jaksel tahun ini.

Deretan nama yang tampil di antaranya Josh Florentino, Niki Becker, Betrand Peto, Kezi Stephanie, Dimansyah Laitupa, dan Angie Carvalho. Sepanjang penyelenggaraan festival, panggung Pesta Timuran Jaksel diramaikan oleh penampilan puluhan musisi dari berbagai generasi.

Berbagai pertunjukan eksklusif turut disuguhkan, seperti Dendang Minang Timur, Timur Jazz Rock, Suara Timur, Lagu Timur Session, Pesta Timuran, hingga Bagoyang yang menjadi sajian khusus dan hanya dapat disaksikan di festival ini.

Tidak hanya menjadi ajang pertunjukan musik, Pesta Timuran Jaksel juga menjadi wadah apresiasi bagi komunitas yang telah menjadi bagian dari perjalanan Timuran Jaksel sejak awal. Moluccan Soul yang berperan sebagai inisiator lahirnya Timuran Jaksel turut hadir sebagai host dan sukses membangun atmosfer festival sepanjang acara berlangsung.

Momen spesial juga hadir melalui penampilan Toton Caribo, Jacson Seran, Jerry Likumahuwa, dan Miguell Kaidel. Kehadiran mereka menjadi bagian penting karena merupakan para musisi yang pertama kali mendukung perjalanan Timuran Jaksel sejak masih berkembang sebagai gerakan komunitas.

Antusiasme terhadap perkembangan Timuran Jaksel juga disampaikan oleh Arie Kriting. Menurutnya, perjalanan yang kini berkembang menjadi festival besar berawal dari kegiatan sederhana yang dilakukan secara spontan oleh komunitas.

“Saya pribadi sih senang sekali ya melihat perkembangan teman-teman yang bisa berkolaborasi dengan segala macam lini sampai bisa bawa panggung yang sebesar ini untuk penikmat musik genre Indonesia Timur ini ya,” ujar Arie Kriting di kawasan Jakarta Selatan pada Sabtu (4/7/2026).

Ia juga mengenang awal mula terbentuknya komunitas tersebut yang berangkat dari kebersamaan sederhana.

"Karena saya ingat juga bagaimana ini semua bermula gitu. Hanya dari iseng-isengnya beberapa teman-teman bawa meja, bawa alat musik, ngumpul, nari-nari, jadi perhatiannya orang-orang, terus ternyata viral di media sosial dan akhirnya coba rutin dilakukan gitu,” lanjutnya.

Selain suguhan musik, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas komunitas, mulai dari Spice Jam Dance Battle, penampilan komunitas Titik Kumpul, hingga beragam kuliner khas Indonesia Timur yang semakin melengkapi pengalaman festival.

 

Kesuksesan penyelenggaraan perdana Pesta Timuran Jaksel membuktikan bahwa musik dan budaya Indonesia Timur memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai komunitas dan lintas generasi dalam satu ruang kebersamaan. Lebih dari sekadar festival musik, acara ini menjadi ruang yang mempertemukan karya, budaya, dan semangat persatuan dalam nuansa khas Indonesia Timur. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sebelum Hilang, Mahasiswi Tel-U Keluar dari Semua Grup WA-Akun Medsos Tak Aktif
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Suporter Paraguay berkumpul lima jam sebelum laga lawan Prancis
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Erick Thohir Tekankan Pentingnya Memberikan Ruang untuk Pelari Disabilitas
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Prediksi Paraguay vs Prancis: Statistik, Head to Head, dan Perkiraan Skor
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Di Balik Tempat yang Lagi Viral
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.