PT Vita Nova Atletik melalui merek olahraga lokal Ortuseight membidik pasar olahraga hybrid yang terus berkembang dengan meluncurkan sepatu performa terbaru, HYPERFIT. Produk ini akan mulai dipasarkan pada kuartal III 2026 dengan harga ritel resmi Rp2.199.000.
Dirancang untuk mengakomodasi dua performa dalam satu platform, HYPERFIT menggabungkan responsivitas dan efisiensi saat berlari dengan stabilitas yang dibutuhkan dalam aktivitas functional training dan gym.
Dengan karakter tersebut, HYPERFIT hadir sebagai solusi bagi atlet dan fitness enthusiast yang membutuhkan sepatu dengan kemampuan adaptasi tinggi di berbagai jenis aktivitas.
Product Development Manager dari PT Vita Nova Atletik, Sarwoko, mengungkapkan perbedaan HYPERFIT dengan sepatu running konvensional. Dari segi desain pada midsole dan outsole diadjust secara khusus, sehingga akhirnya ketika dipakai ayunannya tidak terasa terlalu agresif, otomatis pijakan jadi jauh lebih solid dan terkontrol, terutama saat transisi antara running dan functional training.
Pada area vamp quarter, sepatu ini menggunakan konstruksi engineered mesh dengan cutting press logo Ortuseight yang memberikan struktur support, sirkulasi udara optimal sekaligus fleksibilitas saat terjadi perpindahan cepat antara running dan functional movement.
Sementara sistem webbing pada area eyestay turut membantu memberikan penguncian kaki yang lebih presisi saat melakukan gerakan dinamis.
"Di area upper, fokus pengembangannya adalah menciptakan struktur yang lebih firm dengan material yang tidak terlalu elastis ya, jadi buat menjaga lockdown-fit, itu yang penting dan krusial untuk movement olahraga hybrid,” ujarnya.
Pada area outsole, HYPERFIT menggunakan desain traction pattern yang dikembangkan untuk memberikan kontrol optimal ketika digunakan. Pola groove berbentuk zig-zag yang tersebar pada area forefoot hingga heel membantu meningkatkan grip, stabilitas, dan respons saat melakukan akselerasi dan perubahan arah secara cepat. Dipadukan dengan compound rubber hardness 55–60, seri ini diklaim memiliki keseimbangan sempurna antara durability dan traction.
Baca Juga: Toyota Mulai Kehilangan Momentum, Penjualan Global Turun Empat Bulan Beruntun
Baca Juga: Industri Olahraga Global Tembus Ratusan Miliar Dolar, Kemenpora Bidik Indonesia Jadi Pemain Utama
Pengembangan HYPERFIT tidak terlepas dari dukungan tim riset Ortuseight yang memiliki keahlian multidisiplin dalam menghadirkan produk berstandar performa tinggi. Salah satu sosok yang berperan dalam proses pengembangan ini adalah Mike Trees, seorang pegiat olahraga terkemuka dengan pengalaman panjang di dunia atletik.
Melalui perpaduan antara pendekatan ilmiah, pengalaman sebagai atlet, serta proses pengujian langsung di lapangan, Mike Trees bersama tim Ortuseight menyempurnakan berbagai aspek HYPERFIT — mulai dari biomekanika, material, hingga karakter performa sepatu agar mampu memenuhi kebutuhan olahraga hybrid modern.
"Peran saya adalah membawa perspektif sports science ke dalam proses pengembangan produk dengan menggabungkan pengalaman sebagai atlet, pelari, praktisi gym training, dan pelatih selama kurang lebih 50 tahun,” ungkap Mike Trees saat dimintai keterangan terkait peluncuran HYPERFIT.




