New Jersey: Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, memancarkan rasa optimistis tinggi menjelang bentrokan sengit babak 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Norwegia. Juru taktik kawakan asal Italia tersebut menegaskan bahwa skuad Selecao berada dalam kondisi mental terbaik dan siap menjinakkan agresivitas sang lawan.
"Saya setuju bahwa Norwegia adalah lawan yang sulit karena mereka adalah tim yang memiliki struktur permainan, kualitas, dan organisasi yang sangat baik. Kami harus memainkan permainan terbaik kami," kata Ancelotti seperti dikutip dari laman resmi konfederasi sepak bola Brasil, dilansir Antara, Minggu, 5 Juli 2026.
Baca Juga :
Jelang Brasil vs Norwegia: Kuncinya di Erling HaalandAncelotti menilai ujian berat yang berhasil dilewati timnya saat menyingkirkan Jepang dengan skor 2-1 di babak sebelumnya menjadi modal krusial. Kemenangan dramatis tersebut dinilai mendongkrak aspek psikologis Vinicius Junior dan kawan-kawan untuk menghadapi segala skenario di atas lapangan hijau.
"Saya percaya ini adalah momen yang tepat untuk melakukannya karena kami penuh percaya diri, baru saja melewati laga sulit melawan Jepang, ingin terus berkembang, dan siap menghadapi apa pun yang terjadi," ujar eks pelatih Real Madrid.
Kendati demikian, Brasil patut waspada mengingat Norwegia bertransformasi menjadi tim produktif dengan torehan 10 gol dari empat laga, di mana predator lini depan mereka, Erling Haaland, memimpin sebagai top skor tim lewat koleksi lima gol. Struktur pertahanan dan transisi cepat tim berjuluk Lovene (Sang Singa) itu menjadi perhatian serius bagi Ancelotti.
"Mereka memiliki kualitas menyerang yang luar biasa, permainan yang seimbang, dan sangat berbahaya saat menyerang. Sulit mencari peluang lewat serangan balik cepat karena lini tengah mereka sangat solid," ucap Ancelotti.
Grafik ilustrasi pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil melawan Norwegia. Foto: ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti.
Guna meredam ledakan kejutan dari Norwegia yang kembali unjuk gigi di Piala Dunia sejak penampilan terakhir mereka pada 1998 silam, Ancelotti bakal bertumpu pada kematangan mental anak asuhnya. Kemenangan comeback lewat gol telat Gabriel Martinelli saat melawan Jepang menjadi cerminan pentingnya ketenangan di fase gugur.
"Pengalaman adalah aspek yang sangat penting. Pertandingan terakhir kami di Piala Dunia menunjukkan hal itu. Terkadang tim yang bagus belum terbiasa mengelola tekanan pada menit-menit akhir dan mempertahankan hasil. Memiliki pemain-pemain berpengalaman yang sudah terbiasa tampil di level seperti ini sangatlah penting," tutur Ancelotti.
Laga hidup mati memperebutkan tiket perempat final ini akan tersaji di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin, 6 Juli 2026 pukul 03.00 WIB. Pemenang dari partai ini dipastikan akan menantang pemenang dari laga antara Meksiko melawan Inggris di babak delapan besar nanti.




