Trump Ngotot Tetap Pidato di Hari Kemerdekaan Meski AS Dilanda Badai Petir

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Washington, VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersikeras untuk tetap menyampaikan pidato peringatan Hari Kemerdekaan di Washington, DC, pada Sabtu, meskipun badai petir memaksa evakuasi sementara para pengunjung dari National Mall dan menyebabkan pidato malamnya tertunda.

Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump mengatakan pidato tetap akan dilaksanakan meski tertunda akibat cuaca. Ia menyebut penyelenggara memperkirakan badai akan segera berlalu dan pidato kemungkinan dimulai sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

Baca Juga :
Trump Sindir Pelayat Ali Khamenei, Klaim Tangisan Jutaan Warga Iran Hanya Air Mata Palsu
Trump Ancam Bisa Habisi Seluruh Pemimpin Iran Saat Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

“Kami akan menunggu. Saya tidak peduli apakah harus dimulai pukul 02.00 dini hari atau satu jam lagi. Sepertinya akan berlalu, selalu begitu,” tulis Trump.

“Saya akan tetap hadir apa pun yang terjadi. Saya tidak akan membiarkan hujan mengganggu perayaan 250 tahun kita,” tambahnya.

Perintah evakuasi yang disebut penyelenggara hanya bersifat sementara dikeluarkan ketika ribuan orang berkumpul di National Mall untuk menghadiri acara Great American State Fair dan perayaan Salute to America pada malam hari.

Ibu kota AS dijadwalkan memperingati hari jadi ke-250 berdirinya Amerika Serikat dengan pertunjukan kembang api berskala besar dan pidato Trump. Namun, hujan dan angin kencang mengganggu rangkaian perayaan setelah seharian cuaca panas terik.

Suhu di Washington sempat melampaui 37,8 derajat Celsius, yang menjadikannya salah satu perayaan Hari Kemerdekaan AS terpanas yang pernah berlangsung di kota tersebut.

Sebelum badai datang, sejumlah pesawat militer melakukan atraksi terbang rendah di atas National Mall, sementara anggota tim penerjun payung Angkatan Darat dan Angkatan Laut AS melakukan lompatan sambil membawa bendera besar Amerika Serikat.

Trump berupaya menggambarkan gangguan cuaca sebagai bagian dari kemeriahan perayaan. Menurutnya, badai membawa keberuntungan dan membuat acara menjadi sedikit lebih menarik.

“Ini Sabtu malam, mari kita bersenang-senang, meskipun kita harus pulang larut malam,” tulisnya.

Penundaan tersebut terjadi ketika Washington tengah bersiap menggelar pertunjukan kembang api yang diperkirakan memecahkan rekor di atas National Mall. (Ant)

Baca Juga :
Deretan Bisnis Donald Trump Raup Rp5,1 Triliun dari Negara Teluk, Kripto hingga Properti Jadi Andalan
Dua Orang Tewas Imbas Penembakan di Michigan Amerika Serikat
AS Pertimbangkan Larang Wanita Hamil Masuk, Bidik Praktik Pariwisata Kelahiran di Tengah Polemik Kewarganegaraan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cari Nadira, Keluarga Upayakan Pelacakan Nomor dan Riwayat Ojek Online
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Perkuat Gudang Bulog, Dukung Pengelolaan Stok Beras Rekor 5,1 Juta Ton
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Jangan Salahkan Nasi, Ternyata Ini Penyebab Utama Perut Buncit
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aldi Taher Tantang Baskara Putra Minta Maaf hingga Debat Terbuka, Begini Kronologi Perseteruannya
• 9 jam laluintipseleb.com
thumb
Orang Tua Nilai JMFF 2026 Bukan Sekadar Tempat Bermain Anak
• 13 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.