Gresik (beritajatim.com)- Suasana arus lalu lintas di Simpang Empat Nippon Paint, Kecamatan Kebomas, Gresik, mendadak berubah mencekam pada Minggu (5/7). Sebuah truk box ekspedisi terguling saat berbelok, dan menimpa dua pengendara motor yang tengah berhenti di lampu merah.
Beruntung, dua pengendara sepeda motor berhasil menyelamatkan diri dengan meloncat beberapa detik sebelum badan truk menghantam kendaraan mereka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk box B 9589 SCP yang dikemudikan M.Hamim (25) asal Kedurus Kota Surabaya melaju dari arah Surabaya menuju Kebomas. Saat hendak berbelok ke kiri menuju Jalan Mayjen Sungkono, kendaraan diduga kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling ke sisi kiri jalan.
Dua pengendara motor yang sedang berhenti menunggu lampu hijau langsung tertimpa badan truk. Kendaraan tersebut masing-masing Honda CBR bernomor polisi W 450 AG serta sebuah Honda Beat W 6883 N.
Salah satu pengendara Honda CBR M.Faulul Azmi (34) warga Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Gresik,
mengaku sempat melihat posisi truk mulai miring ketika memasuki tikungan. Tanpa berpikir panjang, ia langsung meninggalkan motornya untuk menyelamatkan diri.
“Kejadiannya sekitar jam tujuh pagi. Saya refleks langsung meloncat dari motor karena melihat truk sudah miring saat belok,” ujarnya.
Warga Desa Watuagung itu mengatakan, pengendara Honda Beat yang berada di dekatnya juga berhasil menyelamatkan diri dengan cara serupa. Meski selamat tanpa luka, kedua sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah akibat tertindih truk.
“Alhamdulillah saya tidak terluka. Pengendara motor satunya juga sempat meloncat sebelum truk jatuh,” katanya.
Selain dua motor yang tertimpa langsung, sebuah Honda Beat lain dan sebuah mobil pikap turut mengalami kerusakan ringan akibat insiden tersebut.
Kecelakaan sempat menyebabkan arus lalu lintas di kawasan Simpang Empat Nippon Paint tersendat. Proses evakuasi dilakukan oleh petugas menggunakan forklift, dan truk berhasil memindahkan truk box yang terguling
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Iptu Achmad Andri Aswoko menuturkan, anggotanya di lapangan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Peristiwa ini mengakibatkan kerugian materiil ditaksir sebesar Rp 15 juta. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” pungkasnya. dny




