Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalimantan Tengah usai mendapat perlawanan saat menggerebek bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7) lalu.
“Turut berduka bagi 3 anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetep istikomah,” ucapnya kepada kumparan, Minggu (5/7).
“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” tambahnya.
Ia pun berpesan agar Polri dapat mengejar seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan itu. Ia meminta Polri tak lengah.
“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” ucap Sahroni.
“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.
Adapun dalam penyerangan itu, tiga anggota Setresnarkoba Polres Katingan gugur. Mereka adalah Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.
Aipda Yudhie tewas dibacok pelaku saat kejadian, sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri ditemukan di Sungai Katingan, Sabtu (4/7). Sedangkan jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di pinggir sungai di Desa Tumbang Kelemei, Minggu (5/7).
Sementara, Polisi telah mengamankan dua terduga pelaku, yakni inisial S dan R. Pengejaran terhadap sejumlah pelaku lainnya masih dilakukan.





