VIVA – Manusia dan kekhilafan merupakan dua hal yang tak dapat terpisahkan. Tanpa disadari, tindakan atau ucapan kita bisa saja melukai sesama meski tanpa maksud menyakiti.
Di waktu lain, ujian justru datang saat kebaikan dan rasa hormat yang kita berikan malah dibalas dengan kedzaliman.
Wajar jika hati terasa berat, sedih, dan kecewa. Meski begitu, sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.
Menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT lewat doa adalah jalan terbaik.
Memohon perlindungan-Nya bukan hanya cara untuk membentengi diri dari orang dzalim dan menjauhkan hati dari dendam, tetapi juga menjadi bukti nyata dari ketulusan tawakal kita kepada-Nya.
Doa Terhindar dari Kezalimanعَلَى اللّٰهِ تَوَكَّلْنَاۚ رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ، وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
‘alallâhi tawakkalnâ, rabbanâ lâ taj‘alnâ fitnatal lil-qaumidh-dhâlimîn, wa najjinâ biraḫmatika minal-qaumil-kâfirîn(a)
Artinya: “Kepada Allah-lah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari orang-orang kafir.” (QS Yunus: 85-86)
(kmr)





