tvOnenews.com - Persaingan F1 musim 2026 masih berada di fase awal. Namun, mantan bos Formula 1, Bernie Ecclestone, sudah berani membuat prediksi mengejutkan soal perebutan gelar juara dunia.
Pria berusia 95 tahun itu secara tegas mencoret nama George Russell dari daftar kandidat juara musim ini.
Padahal, pembalap Mercedes tersebut sedang menikmati awal musim yang cukup impresif bersama tim Silver Arrows.
Alih-alih menjagokan Russell, Ecclestone justru menilai perebutan gelar juara dunia hanya akan menjadi duel antara rookie sensasional Andrea Kimi Antonelli dan juara dunia bertahan Max Verstappen.
Dalam wawancara dengan media Swiss, Blick, Ecclestone mengungkapkan keyakinannya bahwa perebutan titel musim ini hanya melibatkan dua nama.
"Antonelli atau Verstappen akan menjadi juara dunia," ucapnya.
Ia juga menilai Red Bull mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah menjalani awal musim yang tidak konsisten.
"Red Bull tampaknya telah mengatasi kemerosotan. Max telah kembali bersinar – dan dia berbahaya," katanya.
Pernyataan tersebut cukup mengejutkan mengingat Russell saat ini masih berada di jajaran atas klasemen, sedangkan Verstappen justru tertinggal cukup jauh setelah empat seri pertama.
Musim 2026 menjadi panggung luar biasa bagi Andrea Kimi Antonelli.
Pebalap asal Italia yang baru berusia 19 tahun itu langsung tampil mengesankan pada musim debutnya bersama Mercedes.
Kemenangan di Grand Prix Miami menjadi kemenangan ketiga secara beruntun bagi Antonelli sekaligus memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara.
Hasil tersebut membuat Antonelli unggul sekitar 20 poin atas rekan setimnya, George Russell.
Momentum positif itu membuat banyak pengamat mulai memasukkan nama Antonelli sebagai kandidat serius peraih gelar dunia musim ini.
Jika mampu mempertahankan konsistensinya, Antonelli berpeluang menjadi salah satu juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1.
Prediksi Ecclestone terasa cukup mengejutkan karena Russell juga tampil konsisten sepanjang awal musim.
Pebalap Inggris itu beberapa kali naik podium dan membantu Mercedes menjadi tim paling dominan hingga seri keempat.
Namun, menurut Ecclestone, performa Russell belum cukup meyakinkan untuk bertahan dalam perebutan gelar hingga akhir musim.




