Kabar Buruk untuk Emil Audero! Posisi Kiper Timnas Indonesia di Como Makin Sulit

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Masa depan Emil Audero bersama Como 1907 kembali menjadi sorotan setelah kiper Timnas Indonesia itu pulang dari masa peminjamannya di Cremonese. Meski masih terikat kontrak hingga Juni 2028, posisi Audero sebagai kiper utama tampaknya cukup berat dengan Jean Butez yang tampil impresif sepanjang musim lalu.

Audero kembali ke Como setelah menyelesaikan masa pinjamannya bersama Cremonese pada musim 2025/2026. Selama membela I Grigiorossi, penjaga gawang berusia 29 tahun itu menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang, meski gagal menyelamatkan timnya dari degradasi ke Serie B.

Baca Juga :
Mengerikan! Prediksi Line Up Persib usai Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh Gabung
Kode Terang-terangan dari Persib! Ole Romeny Bakal Susul Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh?

Kendati telah kembali ke klub induknya, masa depan Audero masih belum menemui kepastian. Sejumlah laporan menyebutkan dirinya diminati beberapa klub Italia dan berpeluang hengkang apabila tidak mendapat jaminan sebagai kiper utama dari pelatih Cesc Fabregas.

Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas
Photo :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Apabila memilih bertahan di Como, Audero harus bersaing langsung dengan Jean Butez yang menjadi andalan Fabregas sejak didatangkan dari Royal Antwerp pada Januari 2025.

Dari sisi pengalaman, Emil Audero memiliki rekam jejak yang lebih panjang di sepak bola Italia. Ia merupakan lulusan akademi Juventus dan pernah memperkuat sejumlah klub, termasuk Juventus dan Inter Milan, sebelum akhirnya bergabung dengan Como.

Sementara itu, Jean Butez baru merasakan atmosfer sepak bola Italia musim lalu. Sebelumnya, kiper asal Prancis tersebut lebih banyak menghabiskan kariernya di kompetisi Prancis dan Belgia sebelum bergabung dengan Como.

Meski kalah dari segi pengalaman, Butez memiliki karakter permainan yang lebih sesuai dengan filosofi Cesc Fabregas. Mantan gelandang Arsenal dan Barcelona itu dikenal menerapkan gaya bermain yang mengutamakan penguasaan bola serta pembangunan serangan dari lini belakang.

Dalam skema tersebut, Butez dianggap unggul karena memiliki kemampuan distribusi bola yang baik dan aktif terlibat dalam proses build-up. Sebaliknya, Audero lebih dikenal sebagai shot-stopper dengan refleks yang kuat, namun dinilai tidak terlalu menonjol dalam aspek distribusi bola.

Perbedaan karakter tersebut tercermin dalam performa keduanya sepanjang musim lalu. Bersama Como di Serie A, Jean Butez mencatatkan 19 clean sheet dan hanya kebobolan 29 gol dari 38 pertandingan.

Baca Juga :
Prediksi 15 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman ke Piala AFF 2026, Ragnar Masuk?
Harga Pasar 11 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Hijrah ke Super League, Ragnar Oratmangoen Termahal?
PSSI Tetapkan 3 Agustus sebagai Hari Penting, Kongres Tahunan Berbarengan dengan Duel Panas Timnas Indonesia vs Vietnam

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gegara Menantu Trump, Warga Demo 35 Hari-Tuntut Pemerintah Bubar
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini 6 Juli, Cek Titik dan Jamnya
• 48 menit lalukompas.com
thumb
KLH Minta Daerah Waspadai Kebakaran TPA di Tengah Ancaman El Nino
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Mengkaji Dinamika Non-Markovian dan Kapasitas Kanal Kuantum Rank Empat
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Ketika Foto Anak di Posting Tanpa Persetujuan
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.