Badan Geologi Imbau Wisatawan Jauhi Kawah Gunung Kelimutu Meski Suhu Air Danau Menurun

pantau.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat dan wisatawan tidak mendekati areal kawah Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, meski terjadi penurunan suhu air Danau Kawah II atau Tiwu Ko'ofai Nuwamuri.

Pelaksana tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan suhu air Kawah II turun dari 35 derajat Celsius menjadi 33,2 derajat Celsius.

Penurunan suhu tersebut berdasarkan hasil pengukuran lapangan dan pengamatan tim teknis Badan Geologi pada 4 Juli 2026.

Data tersebut dibandingkan dengan hasil pengukuran sebelumnya pada 30 Juni 2026.

Meski suhu air menurun, warna air Danau Kawah II tidak mengalami perubahan.

Warna air Kawah II tetap hijau muda secara konsisten sejak pertengahan Juni 2026.

Aktivitas Vulkanik Masih Berstatus Normal

Tren penurunan suhu air tidak diikuti perubahan signifikan pada aktivitas kegempaan.

Tidak terdapat perubahan signifikan pada tinggi asap di atas permukaan air danau kawah.

Berdasarkan pengamatan visual berkala, Danau Kawah I berwarna hijau tosca.

Danau Kawah II berwarna hijau muda.

Danau Kawah III berwarna hijau tua.

Tingkat aktivitas vulkanik Gunung Kelimutu masih berada pada Level I atau status Normal.

Gunung Kelimutu merupakan salah satu destinasi wisata gunung api dengan jumlah kunjungan wisatawan yang cukup tinggi.

Badan Geologi Minta Wisatawan Tingkatkan Kewaspadaan

Badan Geologi mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk menjaga keselamatan masyarakat dan wisatawan.

Masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekati area tepi kawah, terutama Kawah II.

Imbauan tersebut diberikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi letusan freatik yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Badan Geologi juga meminta pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus meningkatkan koordinasi.

Koordinasi dilakukan dengan Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu di Kampung Kolorongo, Desa Waturaka, Kabupaten Ende.

Koordinasi juga dilakukan dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
China Uji Coba Rudal dari Kapal Selam Nuklir, Jepang dan Australia Bereaksi
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Bang Jago Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor di Jagakarsa Ditangkap, Nih Tampangnya!
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Hoaks! Susi Pudjiastuti desak Puan Maharani mundur dari kursi Ketua DPR RI
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Kebakaran TPA Jatiwaringin, Jumhur Hidayat Titip Pesan ke Bupati dan Wali Kota
• 3 jam laludisway.id
thumb
Neymar Cuma Bisa Memperkecil Kekalahan, Brasil KO Dihajar Haaland
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.