Profil Respati Ardi, Wali Kota Solo yang Dilaporkan ke Kejari Imbas Pasang Baliho Ucapan Ulang Tahun Jokowi

grid.id
14 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.IDBerikut profil Respati Ardi, Wali Kota Solo yang dilaporkan ke Kejari imbas pasang baliho ucapan ulang tahun Jokowi.

Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memasang sejumlah baliho ucapan ulang tahun Presiden ke-7 Joko Widodo, berbuntut panjang. Wali Kota Solo, Respati Ardi bahkan dilaporkan ke Kejari gegara hal tersebut.

Profil Respati Ardi

Respati Ardi merupakan Wali Kota Solo yang dilaporkan ke Kejari imbas pasang baliho ucapan ulang tahun Jokowi.

Melansir dari infopemilu.kpu.go.id, Wali Kota Solo yang menggantikan posisi Gibran Rakabuming Raka adalah Respati Achmad Ardianto. Respati Ardi lahir pada 31 Maret 1988. Saat ini usianya menginjak 37 tahun, sehingga termasuk salah satu kepala daerah yang masih relatif muda.

Sebelum berkiprah di pemerintahan, Respati dikenal sebagai seorang pengusaha dengan pengalaman di berbagai bidang.

Pendidikan menengahnya ditempuh di SMA Negeri 1 Surakarta dan diselesaikan pada 2006. Setelah itu, ia melanjutkan studi Sarjana Hukum di Universitas Sebelas Maret (UNS) hingga lulus pada 2011.

Jenjang pendidikan berikutnya ditempuh di Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada 2014, ia berhasil meraih gelar Magister Kenotariatan.

Berbekal pendidikan tersebut, Respati berkarier sebagai notaris sekaligus mengembangkan usaha di sektor properti, rumah makan, serta mendirikan firma hukum.

Selain itu, ia juga menjalankan bisnis ekspor melalui PT Limaraya Sejahtera Energi. Perusahaan tersebut bergerak dalam ekspor minyak jelantah beserta limbah turunan kelapa sawit ke sejumlah negara, seperti Malaysia, Singapura, dan Belanda.

Tidak hanya itu, Respati juga dipercaya menduduki posisi direktur di beberapa perusahaan, antara lain PT Mas Fogger Indonesia di Surakarta, PT Putrojoyo yang mengelola RM Tojoyo 3 di Yogyakarta, serta PT Tiara Ardi Pratama yang berkantor di Jakarta.

 

Dalam aktivitas organisasi, Respati pernah menjadi pengurus Bidang Hukum dan HAM DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah. Ia juga menjabat Wakil Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) pada periode 2017–2019.

Selanjutnya, ia mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi Hipmi periode 2019–2022. Karier organisasinya berlanjut ketika dipercaya sebagai Ketua Umum Hipmi Solo untuk masa bakti 2023–2026.

Respati mulai aktif di dunia politik dengan mengikuti Pilkada Solo 2024. Pada awalnya, namanya ramai diperbincangkan akan berpasangan dengan Mangkunegara X Gusti Pangeran Harya (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo atau yang akrab disapa Gusti Bhre.

Namun, rencana tersebut batal setelah Gusti Bhre memutuskan tidak ikut berkontestasi dalam pemilihan. Respati kemudian menggandeng Astrid Widayani, yang saat itu menjabat sebagai Rektor Universitas Surakarta (Unsa), sebagai calon wakil wali kota.

Pasangan Respati-Astrid memperoleh dukungan dari koalisi yang terdiri atas PKB, Gerindra, Golkar, Partai NasDem, Gelora, PKS, PAN, PSI, Perindo, dan PPP. Dalam Pilkada Solo 2024, mereka berhadapan dengan pasangan Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho yang diusung PDI Perjuangan.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Solo, Respati Ardi dan Astrid Widayani keluar sebagai pemenang setelah mengumpulkan 185.970 suara atau setara 60,49 persen. Sementara pasangan Teguh Prakosa-Bambang Nugroho memperoleh 121.471 suara atau 39,51 persen.

Respati Ardi dan Astrid Widayani kemudian resmi dilantik bersama kepala daerah lainnya dalam pelantikan serentak yang berlangsung di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 20 Februari 2025.

Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mega Bintang resmi melaporkan Wali Kota Solo, Respati Ardi, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo pada Jumat (3/7/2026). Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi yang ditujukan kepadanya.

LBH Mega Bintang merupakan lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendampingan hukum serta memberikan layanan advokasi secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang kurang mampu.

Kantor pusat LBH Mega Bintang berada di Jalan Kartopuran Nomor 241A, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Solo.

“Kami sudah menyampaikan ke kejaksaan adanya dugaan korupsi yang dilakukan Wali Kota terkait pemasangan baliho ucapan ulang tahun mantan Presiden Jokowi,” kata Sekretaris Operasional LBH Mega Bintang, Muhammad Arnas, dikutip dari TribunSolo.com, Jumat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Arnas juga menyinggung dugaan adanya penyalahgunaan kewenangan terkait pemasangan baliho ucapan ulang tahun untuk Jokowi. Menurutnya, meskipun Respati telah menyatakan bahwa biaya pemasangan baliho berasal dari dana pribadi, materi baliho tersebut tetap mencantumkan nama Pemerintah Kota Solo.

Atas dasar itu, Arnas meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo segera menindaklanjuti laporan yang telah diajukan. Sementara itu, dalam wawancara terpisah, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Solo, Widhiarso Dwi Nugroho, menyatakan pihaknya akan terlebih dahulu mempelajari laporan yang disampaikan oleh LBH Mega Bintang.

"Laporan segera kita laporkan pimpinan untuk ditindaklanjuti. Langkah-langkah kita ya mencari informasi keterangan dan sebagainya. Kita coba ke pimpinan," katanya.

Widhiarso meminta publik bersabar dan memberikan waktu Kejari Solo untuk bekerja.

“Jenis laporan dugaan penyalahgunaan wewenang mengenai pemasangan baliho yang mengatasnamakan Pemerintah Kota Surakarta. Hasilnya menunggu," tandasnya.

Di sisi lain, Respati Ardi mengakui kesalahannya terkait pemasangan baliho ucapan ulang tahun untuk Jokowi yang dilakukan pada 21 Juni 2026. Baliho tersebut sempat terpasang selama lima hari di papan reklame milik Pemerintah Kota Solo yang tersebar di tujuh lokasi, sebelum akhirnya diturunkan.

Respati menjelaskan, pemasangan baliho itu dilakukan sebagai bentuk penghargaan karena Jokowi dianggap telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Kota Solo. Meski demikian, ia menyatakan menerima berbagai kritik yang muncul dari masyarakat maupun sejumlah pihak, serta menganggapnya sebagai bahan evaluasi untuk langkah ke depan.

“Pokoknya siap salah. Ya beberapa kita menerima keberkahan beliau. Hari ini pun Kota Solo tetap mendapatkan berkah," ucapnya, dikutip dari Kompas.com. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persib Bandung Gigit Jari? Media Asing Spill Update Terbaru Soal Transfer Ole Romeny
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Berolahraga
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kata Bellingham dan Kane usai Inggris Tekuk Meksiko di Piala Dunia 2026, Tuchel Bawa Kabar Buruk
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Bertahan Memproduksi Madu di Antara Reruntuhan Jalur Gaza
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
KEK Singhasari Jalin Kerja Sama dengan Sekolah Bisnis Ternama India
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.