Lisbon: Ratusan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan di Portugal, Yunani, dan Spanyol pada Minggu, 5 Juli 2026.
Dikutip dari PBS News, Portugal bahkan menerima bantuan personel dan pesawat pemadam dari Spanyol dan Italia untuk mengatasi kebakaran besar yang telah berlangsung lebih dari tiga hari.
Di Portugal, lebih dari 1.200 petugas pemadam, hampir 400 kendaraan, dan 15 pesawat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di wilayah Vouzela, Portugal tengah.
Menurut Otoritas Perlindungan Sipil Portugal, kebakaran yang mulai terjadi pada Kamis lalu telah menghanguskan sekitar 12.000 hektare lahan berdasarkan pemantauan satelit Copernicus milik Uni Eropa.
Uni Eropa menyatakan Spanyol mengirim 120 petugas pemadam dan 45 kendaraan ke Portugal sejak Jumat. Selain itu, tiga pesawat pemadam dari Italia dan Spanyol turut diterjunkan untuk membantu operasi.
Hingga Minggu sore, kobaran api dilaporkan mulai melemah meski sejumlah titik panas masih tersisa.
Sementara itu di Spanyol, kebakaran hutan yang terjadi sejak Jumat di wilayah Girona, timur laut negara tersebut, telah membakar hampir 2.200 hektare lahan.
Kepala Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Catalonia Eduard Martinez mengatakan api masih sulit dikendalikan dan kemungkinan belum dapat dipadamkan sepenuhnya pada Minggu. Kebakaran Besar di Yunani Di Yunani, kebakaran besar terjadi di fasilitas daur ulang dekat kawasan Oraiokastro, pinggiran Kota Thessaloniki.
Asap beracun akibat kebakaran mendorong pemerintah mengimbau warga di sejumlah wilayah Thessaloniki untuk tetap berada di dalam rumah serta menutup pintu dan jendela.
Kebakaran juga memicu evakuasi di tiga kawasan permukiman dan sebuah fasilitas yang menampung 157 penyandang disabilitas.
Sekitar 160 petugas pemadam dikerahkan sepanjang malam untuk mengendalikan api sebelum pesawat pemadam dapat mulai beroperasi pada Minggu pagi.
Wali Kota Oraiokastro Pandelis Tsakiris mengatakan sejumlah rumah dan tempat usaha mengalami kerusakan, meski tingkat kerusakan masih dalam pendataan.
Kepolisian Yunani menangkap seorang pria berusia 76 tahun yang diduga memicu kebakaran akibat kelalaiannya setelah percikan api dari kendaraannya membakar vegetasi di tepi jalan. Ia dijadwalkan menjalani proses hukum pada Minggu.
Juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Yunani Brigadir Ioannis Artopoios mengatakan sekitar 85 persen kebakaran hutan di negara itu disebabkan kelalaian manusia, seperti percikan alat pertanian, puntung rokok, maupun penggunaan alat pemanggang di ruang terbuka.
Menurutnya, sebagian besar kebakaran tersebut sebenarnya dapat dicegah.
Yunani rutin mengalami kebakaran hutan saat musim panas yang kering dan bersuhu tinggi. Pemerintah kini memanfaatkan teknologi, termasuk empat satelit yang diluncurkan pada Mei lalu, untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini kebakaran hutan.
Baca juga: Kebakaran Hutan Hanguskan 930 Hektare Lahan di Prancis, Ratusan Petugas Dikerahkan




