Dubes Iran untuk China Sebut Negara Sahabat Bisa Diberi Keringanan Tarif Selat Hormuz

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Sekelompok orang berdiri di perairan dangkal sementara sebuah kapal kargo tampak berlabuh di Selat Hormuz di lepas pantai Bandar Abbas, Iran, Selasa, 30 Juni 2026. (Sumber: Amirhosein Khorgooi/ISNA via AP)

BEIJING, KOMPAS.TV - Duta Besar Iran untuk China Abdolreza Rahmani Fazli menegaskan negaranya akan mengenakan tarif layanan bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Namun, Fazli menyebut Iran berpeluang memberi perlakuan khusus untuk kapal-kapal dari negara sahabat.

Abdolreza Rahmani Fazli menyebut pemerintah Iran saat ini tengah membahas kolaborasi dengan Oman untuk pengelolaan Selat Hormuz. Fazli menekankan bahwa Selat Hormuz merupakan perairan teritorial kedua negara.

"Sebagai negara di mana Hormuz menjadi bagian laut teritorialnya, kami tentu akan mengenakan tarif layanan," kata Fazli dikutip Al Jazeera, Minggu (5/7/2026).

Baca Juga: Dubes RI untuk Iran Wakili Indonesia Hadiri Penghormatan Terakhir Ayatollah Ali Khamenei

Meskipun demikian, Fazli menekankan tarif yang direncanakan Iran di Selat Hormuz bukan "pungutan." Tarif ini disebutnya terkait layanan pengawasan kapal dan pemulihan terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan lalu lintas kapal.

Fazli menyebut pihaknya akan memberi "pertimbangan khusus" bagi China dan negara-negara lain yang dianggap sahabat. Menurutnya, jenis dan besaran tarif juga dipengaruhi hubungan diplomatik.

"Perjanjian baru ini terkait jaminan keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz, pengawasan kapal, dan juga menjamin dan mengurus konsekuensi lingkungan akibat banyaknya kapal yang melintas," kata Fazli.

Rencana Iran untuk mengenakan biaya untuk kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz ditolak Amerika Serikat (AS). Washington menyatakan tidak akan membiarkan Iran mengenakan pungutan untuk kapal yang lewat.

Nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani AS dan Iran pada Juni lalu menetapkan transit gratis di Selat Hormuz dalam periode 60 hari. Namun, kebijakan setelah periode tersebut belum ditetapkan.

Baca Juga: Iran Besrsikeras Kapal Lewat Selat Hormuz Harus Gunakan Rute yang Disetujui, Ancam Respons Tegas

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • selat hormuz
  • tarif selat hormuz
  • iran
  • perundingan as iran
  • perang iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pabrik Vape Ganja di Bali, Omzet Tembus Rp300 Miliar
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Warung Filadelphia kenalkan cita rasa dan keramahan Indonesia di AS
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Namanya Khas Jawa, Pawirodihardjo: Striker Liga Belanda yang Eligible Dinaturalisasi dan Perkuat Timnas Indonesia Buat Duet Ole Romeny
• 59 menit lalutvonenews.com
thumb
Audi Ubah Strategi Global, Kembangkan Model Mobil Berbeda untuk Setiap Kawasan
• 23 jam lalupantau.com
thumb
China Diperkirakan Punya Lebih 500 Jet Siluman J-20, Mengapa AS dan Sekutunya Kian Khawatir?
• 3 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.