VIVA – Setelah kontraknya tak lagi berlanjut di Persija Jakarta, Marko Simic sempat menghilang dari radar, bahkan tidak ada aktivitas apapun media sosialnya.
Hal ini membuat para fans Persija Jakarta yaitu Jakmania juga turut menanyakan bagaimana kabar Marko Simic yang berjasa dalam beberapa musim terakhir.
Namun setelah satu tahun menghilang, kini Marko Simic muncul lagi ke publik. Bukan sebagai pesepakbola seperti sebelumnya, ia datang dengan penampilan baru.
Lantas, seperti apa sosok Marko Simic sekarang?
Awal Karier Marko Simic- persija.id
Lahir di Pakrac, 23 Januari 1988, Marko Simic memang sudah gemar merantau sejak usia belia. Terbukti, dia sudah main di liga Rusia bersama Khimki saat berumur 19 tahun.
Pulang sebentar ke Kroasia, Simic ternyata masih haus berkelana. Negara-negara Eropa macam Latvia, Hungaria, Polandia, Slovenia, dan Italia dijelajahi selama lima musim.
Belum puas berkeliling Eropa, striker berpostur 188 cm tersebut mencoba peruntungan ke ASEAN. Vietnam jadi tujuan pertamanya.
Tiga klub Vietnam seperti Binh Duong, Dong Thap FC, dan Long An diperkuat sebelum pindah ke Malaysia. Di sini, ia tampil untuk Negeri Sembilan dan Melaka United
Bersama klub terakhirnya itu, Marko Simic berada dalam puncak kariernya. Tak mau kehilangan momen, Persija merekrutnya jelang Liga 1 2018.
Marko Simic dan Persija Jakarta- persija.id
Persija Jakarta yang cukup lama puasa gelar langsung bawa pulang dua trofi setelah kedatangan Marko Simic. Boost Fix Super Cup Malaysia dan Piala Presiden jadi bukti.
Puncaknya adalah ketika Marko Simic mengantarkan Persija Jakarta juara Liga 1 musim 2018 setelah terakhir kali angkat trofi domestik tersebut 17 tahun sebelumnya.
Selama dua periode di Persija Jakarta pada medio 2018-2022 hingga 2023-2025, Marko Simic telah mencatatkan 89 gol dan sembilan assist dari 165 penampilan.
Namun, harmonisasi Marko Simic dan Persija Jakarta sempat terusik ketika kedua pihak berselisih soal gaji pada 2021. Dia bilang, gajinya tak dibayarkan selama satu tahun.
Tapi anehnya, striker Kroasia tersebut malah comeback ke Persija dua musim setelahnya. Tapi tak bisa dipungkiri kalau performanya jauh menurun.





