Ibu Hamil Tewas Tertembak di Intan Jaya, Komnas HAM Dorong Investigasi Independen

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Ketua Komnas HAM Anis Hidayah saat memberi keterangan pada wartawan di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Selasa (24/2/2026). (Sumber: Antara/Fath Putra Mulya)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komnas HAM meminta investigasi independen untuk mengusut kasus tewasnya seorang ibu hamil di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menegaskan investigasi diperlukan untuk menegakkan keadilan bagi korban dan keluarga.

Anis Hidayah meminta aparat penegak hukum turun langsung ke Distrik Sugapa untuk melakukan pemeriksaan forensik dan wawancara di lokasi kejadian.

“Atas peristiwa tersebut, Komnas HAM menyatakan sikap dan merekomendasikan sebagai berikut, mendesak investigasi yang independen, transparan, dan imparsial, tidak semata mengandalkan klaim sepihak dari salah satu pihak yang terlibat kontak senjata,” kata Anis Hidayah di Jakarta, Minggu (5/7/2026).

Ibu hamil berinisial MD meninggal dunia saat berada di rumahnya di Distrik Sugapa, Intan Jaya, pada Kamis (2/7) lalu. MD bersama bayinya meninggal saat terjadi kontak senjata antara aparat keamanan dengan kelompok bersenjata di Sugapa.

Baca Juga: Hasil Pemeriksaan Jenazah Pilot Pesawat AMA Tunjukkan Korban Ditembak Jarak Dekat di Papua

Anis Hidayah menyatakan pihaknya mengutuk peristiwa tragis tersebut. Menurutnya, hak hidup adalah hak dasar yang tidak boleh dikurangi saat situasi darurat atau konflik sekalipun.

“Kematian warga sipil akibat operasi keamanan atau kontak senjata merupakan pelanggaran atas hak, ini yang wajib diusut,” katanya.

Anis Hidayah menambahkan, kematian MD menjadi pengingat bahwa di balik statisik korban konflik di Papua, terdapat keluarga dan komunitas yang kehilangan.

Selain investigasi, Ketua Komnas HAM itu mendesak negara memfasilitasi pemulihan untuk keluarga MD, termasuk dukungan psikososial dan advokasi hak atas kompensasi sesuai hukum yang berlaku.

“Tanpa proses hukum yang transparan dan berujung pada pertanggungjawaban yang jelas, situasi ini berisiko melanggengkan pola impunitas yang pada akhirnya merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara maupun proses penyelesaian konflik itu sendiri,” kata Anis Hidayah dikutip Antara.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • ibu hamil tewas tertembak
  • konflik papua
  • komnas ham
  • ibu hamil tertembak
  • ibu hamil papua tewas
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal KRL Jogja-Solo 6-10 Juli 2026, Ini Jadwal Keberangkatan Tiap Stasiun
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Pengemis Muda Bermodus Kehabisan Bensin Diamankan Satpol PP
• 35 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Baznas RI-MUI beri penghargaan untuk penegak hukum sahabat dhuafa
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
PM Singapura Kunjungi Indonesia, Bakal Temui Prabowo
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Menteri Mukhtarudin Hadiri Pertemuan Bilateral Indonesia-Belarus di Istana Negara
• 22 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.