Neymar Menangis Tersedu-sedu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Neymar menangis tersedu-sedu setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia, karena kemenangan mengejutkan Norwegia di babak 16 besar membuat pengejarannya yang panjang untuk meraih trofi itu berakhir.

Mimpi Piala Dunia Neymar mungkin berakhir dengan air mata ketika superstar Brasil itu menangis setelah juara lima kali itu tersingkir oleh Norwegia di babak 16 besar di Stadion New York New Jersey.

Cuplikan siaran menunjukkan Neymar menangis tak terkendali setelah kekalahan Brasil 2-1, pertama dengan air mata mengalir di wajahnya dan kemudian dengan kaus Brasilnya menutupi matanya. Itu adalah gambar yang menghancurkan, bukan hanya karena Brasil telah tersingkir dari Piala Dunia lainnya, tetapi karena itu membawa beban dari apa yang mungkin menjadi penampilan terakhir Neymar di panggung sepak bola terbesar.

Brasil memasuki pertandingan babak gugur sebagai favorit, tetapi Norwegia menghasilkan salah satu hasil terbesar di turnamen tersebut. Erling Haaland mencetak dua gol di akhir pertandingan yang membuat Brasil terancam tersingkir, sebelum Neymar memperkecil kedudukan melalui tendangan penalti di menit-menit akhir waktu tambahan.

Gol tersebut memberi Brasil secercah harapan, tetapi kebangkitan mereka tidak pernah terwujud. Ketika peluit akhir berbunyi, reaksi Neymar mengatakan segalanya.

Selama bertahun-tahun, Neymar telah memikul beban emosional pencarian Brasil untuk gelar Piala Dunia keenam. Dia telah menjadi wajah tim nasional, simbol kreativitasnya, harapannya, dan seringkali penderitaannya.

Baca Juga

  • 3 Tahun Absen dari Timnas Brasil, Ini Alasan Ancelotti Kembali Panggil Neymar
  • Prediksi Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026, Neymar Out!
  • Carlo Ancelotti Umumkan Skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026, Neymar Masuk ke List!

Tetapi karier Piala Dunianya berulang kali ditandai dengan patah hati cedera pada tahun 2014, kekecewaan pada tahun 2018, penderitaan adu penalti pada tahun 2022, dan sekarang tersingkir secara brutal di babak gugur pada tahun 2026.

Kemungkinan Piala Dunia terakhir Neymar berakhir dengan patah hati
Kekalahan terbaru terasa lebih berat karena perjalanan Neymar menuju turnamen ini panjang dan tidak pasti. Cedera telah mengganggu ritmenya, mengurangi menit bermainnya, dan mengubah posisinya dalam tim Brasil. Ia bukan lagi pusat tim otomatis seperti dulu, karena generasi penerus Brasil sudah mulai memikul tanggung jawab yang lebih besar.

Namun, bahkan dalam peran yang berbeda, Neymar tetap menjadi salah satu pusat emosional skuad. Kehadirannya masih penting, namanya masih berpengaruh, dan keinginannya untuk memenangkan Piala Dunia bersama Brasil tidak pernah diragukan. Itulah yang membuat visual pasca pertandingan begitu kuat.

Ini bukan hanya seorang pemain yang kecewa setelah kalah dalam pertandingan sepak bola. Ini tampak seperti seorang pria yang menghadapi kemungkinan berakhirnya mimpi yang telah mengikutinya sepanjang kariernya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sarwendah Diboikot Netizen, Ruben Onsu Ogah Ikut Campur dan Pilih Fokus Perjuangkan Hak Asuh Anak
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Aliyah Mustika Ilham Pelajari Teknologi Pengelolaan Sampah Modern di Bali untuk Makassar
• 19 jam laluharianfajar
thumb
IHSG Ditutup Naik 0,68% ke 5.916, Ini Lima Saham Paling Banyak Ditransaksikan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Berdiri Sejak 1780, Desa Tambi Berada di Tengah Kebun Teh Peninggalan Belanda yang Kini Jadi Wisata Hits
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
PM Singapura Lawrence Wong Temui Prabowo di Jakarta Besok
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.