Massa Amuk Geng Motor Penyerang Warga di Maros, Dua Motor Dibakar

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR,CO.ID, MAROS – Lima anggota kelompok geng motor diamuk massa setelah diduga menyerang warga menggunakan panah busur di Jalan Pemuda, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (5/7) dini hari. Amarah warga memuncak hingga mengakibatkan dua sepeda motor milik para pelaku dibakar di lokasi kejadian.

Insiden tersebut terekam dalam video yang beredar luas di media sosial. Rekaman memperlihatkan seorang anggota geng motor tergeletak di tengah jalan sambil melindungi kepalanya dari amukan massa. Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang mengamankan pelaku ke dalam mobil patroli.

Namun, saat proses evakuasi berlangsung, emosi warga belum mereda. Sejumlah massa masih berusaha memukul pelaku menggunakan kepalan tangan maupun helm. Polisi yang berada di lokasi tampak berupaya menghalau warga agar tidak terus melakukan aksi main hakim sendiri.

Di bak terbuka mobil patroli terlihat sedikitnya tiga anggota geng motor sudah dalam kondisi tidak berdaya setelah diamankan petugas. Sementara dalam rekaman lain, massa tampak mendorong dua sepeda motor yang diduga milik pelaku sebelum akhirnya membakarnya di tepi jalan.

Seluruh pelaku yang diamankan bersama barang bukti kemudian dibawa ke Polres Maros untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Tipidum Polres Maros, Ipda Ahmad Muhajir, mengungkapkan kelompok geng motor yang menamakan diri “Lampu Merah” awalnya diduga hendak melakukan penyerangan terhadap kelompok geng motor lain di kawasan Jalan Pemuda.

Namun, setelah tiba di lokasi, kelompok yang menjadi target tidak ditemukan. Para pelaku kemudian diduga melampiaskan aksinya dengan menyerang warga menggunakan panah busur.

“Geng motor bernama Lampu Merah diduga akan melakukan penyerangan ke Jalan Pemuda karena ada salah satu geng motor yang akan mereka serang. Tetapi saat tiba di lokasi, mereka tidak menemukan kelompok tersebut,” ujar Ahmad kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Serangan tersebut memicu perlawanan dari warga sekitar. Massa yang geram berhasil mengejar dan menangkap lima dari sekitar 10 anggota geng motor yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

“Dari kurang lebih 10 orang, ada lima orang pemuda yang diamankan warga. Memang sempat terjadi pemukulan terhadap mereka. Benar, ada dua unit motor yang dibakar warga,” jelas Ahmad.

Polisi masih memburu anggota geng motor lainnya yang berhasil melarikan diri usai kejadian. Sementara lima pelaku yang telah diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing, termasuk mengusut dugaan penggunaan panah busur dalam penyerangan terhadap warga.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat. Di sisi lain, patroli di sejumlah titik rawan di wilayah Maros akan ditingkatkan guna mengantisipasi aksi serupa yang dinilai meresahkan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Astra Dampingi Desa Les Bali hingga Raih Juara Wisata Nasional
• 10 jam laludetik.com
thumb
Hitung-hitungan Ketua Banggar DPR: Anggaran MBG Turun Jadi Rp 174 T
• 6 jam laludetik.com
thumb
Respons Tak Terduga Ancelotti usai Brasil Dipermalukan Norwegia 2-1 dan Tersingkir di Piala Dunia 2026: Kecewa tapi Akan Bangkit
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Tujuh Nelayan Asal Merauke Dipulangkan Papua Nugini Setelah Hanyut hingga Memasuki Wilayah Perairannya
• 1 jam lalupantau.com
thumb
BRI Watampone FC Juara Turnamen Preseason Vol. V 2026 Usai Taklukkan Parepare
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.