BERN, KOMPAS.TV - Eks Presiden FIFA Sepp Blatter menyerang Presiden Gianni Infantino terkait skorsing penyerang Amerika Serikat (AS), Folarin Balogun.
Infantino dilaporkan mencabut skorsing Balogun, jelang AS melawan Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Balogun sebelumnya mendapat kartu merah karena menginjak kaki pemain Bosnia-Herzegovina, Tarik Muharemovic, saat menang 2-0 di babak 32 besar.
Baca Juga: Prediksi Skor Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Susunan Pemain dan Head to Head
Kartu merah tersebut, seharusnya otomatis membuat Balogun tak bisa bermain saat melawan Belgia.
Namun, Presiden AS Donald Trump dilaporkan menghubungi Infantino dan meminta hukuman kartu merah Balogin ditinjau ulang.
FIFA mengungkapkan keputusan pencabutan skorsing itu mengacu pasal 27 peraturan Komite Disiplin FIFA.
Aturan itu memungkinkan badan peradilan menangguhkan pelaksanaan sanksi disiplin, baik seluruhnya maupun sebagian, dengan menetapkan masa percobaan selama satu hingga empat tahun.
Namun, keputusan tersebut dikritik oleh Blatter, yang pendahulu Infantino.
Blatter menegaskan sepak bola tak boleh menjadi arena permainan politik.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : TalkSport
- sepp blatter
- gianni infantino
- fifa
- folarin balogun
- kartu merah





