Buyback Tuntas, BBNI Alihkan 77,86 Juta Saham ke Program MESOP

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Perseroan telah membeli kembali sebanyak 77.856.100 saham sepanjang pelaksanaan program buyback di 2026.

Buyback Tuntas, BBNI Alihkan 77,86 Juta Saham ke Program MESOP (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI menghentikan pelaksanaan pembelian kembali (buyback) setelah menyelesaikan seluruh periode transaksi.

Perseroan telah membeli kembali sebanyak 77.856.100 saham sepanjang pelaksanaan program buyback di 2026.

Baca Juga:
BNI (BBNI) Putuskan Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

Program buyback tersebut sebelumnya memperoleh persetujuan RUPST pada 9 Maret 2026 dengan nilai maksimal Rp905,48 miliar, termasuk seluruh biaya yang terkait dengan pelaksanaan transaksi.

Perseroan menjelaskan, keputusan menghentikan buyback dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi makroekonomi, dinamika pasar, serta kebutuhan pengalihan saham hasil pembelian kembali sesuai mandat RUPST.

Baca Juga:
BNI (BBNI) Tebar THR Dividen Rp13,03 Triliun ke Investor, Dibayarkan 7 April 2026

Saham hasil buyback yang saat ini berstatus sebagai treasury stock selanjutnya akan dialihkan melalui Program Kepemilikan Saham bagi Pegawai (Employee Stock Ownership Program/MESOP) sesuai ketentuan yang berlaku.

"Perseroan telah menghentikan pelaksanaan pembelian kembali saham dan telah menyelesaikan seluruh periode transaksi buyback Tahun 2026 dengan total saham yang telah dibeli kembali sebanyak 77.856.100 lembar saham," tulis manajemen BNI dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (6/7/2026).

Baca Juga:
Febrio Nathan Kacaribu Resmi Diangkat Jadi Komisaris BNI (BBNI)

Perseroan menegaskan, penghentian program buyback tidak berdampak terhadap kegiatan operasional maupun prospek pertumbuhan perseroan. 

Menurut manajemen, kondisi permodalan dan likuiditas tetap berada pada level yang kuat setelah pelaksanaan aksi korporasi tersebut.

Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) masih berada pada tingkat yang sehat, sementara arus kas operasional dinilai memadai untuk mendukung seluruh rencana bisnis dan ekspansi ke depan.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emas Awal Pekan Stagnan: Antam Rp 2,67 Juta/Gram, di Galeri24 Rp 2,64 Juta
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Taylor Swift, Ratu Pop Amerika Serikat yang Kini Resmi Menikah dengan Travis Kelce, Kekayaannya Tembus Rp33 T
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Komnas HAM terima 3.003 aduan dugaan pelanggaran HAM sepanjang 2025
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Tok! Prabowo Tunjuk Danantara untuk Ekspor Listrik ke Singapura
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pertahankan Tren Penurunan IPH
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.