VIVA – Air mata Cristiano Ronaldo menjadi sorotan usai Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar di Dallas Stadium, Texas, Amerika Serikat, Selasa 7 Juli 2026.
Gol dramatis Mikel Merino pada masa injury time memastikan langkah La Roja ke perempat final sekaligus membuat Portugal mengakhiri kiprahnya di ajang Piala Dunia.
Gol kemenangan Spanyol tercipta pada menit ke-91. Mikel Merino berhasil lolos menyambut umpan terobosan Ferran Torres sebelum melepaskan penyelesaian yang tak mampu dihentikan kiper Portugal, Diogo Costa.
- Thomas COEX / AFP
Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, sorotan tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Penyerang berusia 41 tahun itu tampak tak kuasa menahan air mata di tengah lapangan setelah melihat Portugal harus mengakhiri perjuangannya di babak 16 besar.
Sebelumnya, Ronaldo memastikan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan terakhirnya bersama Selecao.
Pernyataan tersebut disampaikan Ronaldo dalam konferensi pers jelang duel Portugal melawan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Di usia 41 tahun, Ronaldo mengaku ingin menikmati setiap momen yang tersisa karena sadar perjalanan panjangnya bersama Timnas Portugal sudah mendekati garis akhir.
"Saya ingin menikmati semuanya semaksimal mungkin karena ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya,” kata Ronaldo.
Sejak menjalani debut bersama Portugal pada Agustus 2003, Ronaldo telah mencatatkan 232 penampilan dan mengoleksi 146 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional.
- Thomas COEX / AFP
Tak hanya itu, Piala Dunia 2026 juga kembali menjadi panggung pemecahan rekor bagi mantan bintang Manchester United, Real Madrid, dan Juventus tersebut.
Ronaldo baru saja menjadi pemain tertua yang mampu mencetak gol di fase gugur Piala Dunia, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang mantan rekan setimnya di Portugal, Pepe.
Ia juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Golnya ke gawang Uzbekistan pada fase grup melengkapi catatan yang sudah ia buat di Piala Dunia 2010, 2014, 2018, dan 2022.
Meski usianya tak lagi muda, Ronaldo menegaskan dirinya masih menikmati sepak bola dan tidak pernah bermain karena uang atau tuntutan.





