Lima Bulan Jalan Ambles di Pulogadung Jaktim Belum Diperbaiki, Siapa Bertanggung Jawab?

kompas.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah lebih dari lima bulan berlalu sejak jalan di Pulogadung, Jakarta Timur, ambles pada Maret 2026, tepatnya sehari setelah Lebaran. Namun, hingga kini kerusakan tersebut belum juga diperbaiki.

Setiap hari, permukaan tanah terus mengalami penurunan secara perlahan. Kondisi jalan pun kian memprihatinkan dan membahayakan warga.

Di lokasi, ruas jalan sepanjang sekitar 100 meter tampak ambles dan miring ke arah Kali Sunter.

Jalan yang semula memiliki lebar sekitar enam meter kini hanya menyisakan sekitar satu meter yang masih dapat dilalui sepeda motor dengan sangat hati-hati.

Baca juga: BBWSCC Bantah Perbaikan Jalan Ambles Pulogadung Jaktim Harus Tunggu Rekomtek

Sebagian badan jalan yang telah ambles kini tak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Warga memanfaatkannya untuk menjemur nasi hingga meletakkan pot-pot tanaman, seolah menandai bahwa ruas jalan tersebut sudah tidak lagi layak dilintasi kendaraan.

Saling Lempar Tanggung Jawab

Harapan warga agar jalan ambles di Jalan Cinta, Pulogadung, Jakarta Timur, segera diperbaiki hingga kini belum juga terwujud. Kerusakan yang terus membahayakan pengguna jalan itu dinilai belum tertangani karena masih terjadi saling lempar tanggung jawab.

Ketua RT 11/RW 03 Pulogadung, Warjo Prianto, mengatakan, warga sudah berulang kali melaporkan kondisi jalan tersebut. Namun, hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan.

Warjo mengaku telah beberapa kali menghadiri rapat yang membahas penanganan jalan ambles itu, mulai dari tingkat Pemerintah Kota Jakarta Timur hingga Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Baca juga: 5 Bulan Jalan Ambles di Pulogadung Jaktim Belum Diperbaiki, Ketua RT: Masih Oper-operan

Meski berbagai pembahasan telah dilakukan, kepastian mengenai pelaksanaan perbaikan belum juga diperoleh.

"Jadi masih oper-operan. Saya sendiri tidak tahu sebagai orang bawah. Cuma kami tetap mengharapkan kapan jalan ini diperbaiki agar segera bisa digunakan lagi," kata Warjo saat ditemui di sekitar lokasi jalan ambles, Senin (6/7/2026).

Penyebab Kerusakan

Jalan yang ambles tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pengerukan Kali Sunter menggunakan alat berat.

Menurut warga, ekskavator tidak dioperasikan dari dalam aliran kali, melainkan berada di atas badan jalan yang menjadi akses utama permukiman.

Baca juga: 5 Rumah Retak karena Jalan Ambles di Jaktim, Warga: Ngeri Lagi Tidur Ambruk

Warjo Prianto mengatakan, selama proyek pengerukan berlangsung, alat berat bertumpu di atas badan jalan untuk mengeruk sedimen di Kali Sunter.

"Beko di jalan, enggak masuk ke dalam air. Kan itu berat, tapi di jalan akses warga," kata Warjo.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sebelum kerusakan terjadi, pengurus lingkungan sebenarnya telah berulang kali mengingatkan para pekerja.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Goreng Terancam Naik, Kemendag Terbitkan Aturan Baru
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemkab Gowa Tunda Beautiful Malino 2026 hingga Waktu Belum Ditentukan
• 1 jam laluterkini.id
thumb
Kondisi Finansial Zodiak 8 Juli 2026: Aries Peluang Penghasilan Tambahan, Pisces Dapat Rezeki Tak Terduga
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Jubir 98 Resolution Network Agus Teddy Sumantri: Teguhkan Semangat Kebangsaan Menuju Indonesia Maju Berkeadilan
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Job Fair Jakarta Selatan 2026 Dibuka, Pemprov DKI Sediakan 3.299 Lowongan Kerja dari 37 Perusahaan
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.