JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Assirot, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ambles pada Sabtu (4/7/2026).
Salah seorang warga setempat, Slamet (57), mengatakan, awalnya permukaan jalan hanya mengalami cekungan kecil yang masih bisa dilalui kendaraan. Namun, tak lama kemudian, jalan tersebut tiba-tiba ambles.
“Waktu itu bunyi kletok-kletok-kletok, terus tahu-tahu roboh. Kecil sih, tapi kan bawahnya sudah kerowok (berongga),” kata Slamet ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (7/7/2026).
Baca juga: PT HD Arjuna Bantah Intimidasi, Tegaskan Lahan Arjuna Hyperbowling Aset Sah Perusahaan
Beruntung, tidak ada pengendara maupun pejalan kaki yang menjadi korban akibat amblesnya jalan tersebut.
Setelah kejadian, warga langsung melaporkannya kepada ketua RT setempat. Mereka juga memasang pembatas jalan dan pot bunga untuk menutup area yang ambles demi mencegah kecelakaan.
Akibat kerusakan itu, ruas jalan yang semula dapat dilalui dua kendaraan kini hanya bisa digunakan di satu sisi. Arus lalu lintas pun diberlakukan sistem buka tutup.
Pada Selasa pagi, arus kendaraan sempat tersendat. Sejumlah petugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta terlihat membongkar badan jalan untuk memperbaiki saluran air di bawahnya.
Menurut Slamet, saluran air di bawah jalan tersebut sudah lama tidak diganti. Ia menduga, material gorong-gorong yang terbuat dari besi telah rapuh akibat usia.
“Gorong-gorongnya kan pakai besi. Nah besi kan kalau udah puluhan tahun direndem tanah kan keropos,” kata dia.
Baca juga: Job Fair Jakarta Selatan Digelar Mulai Hari Ini, Simak Lokasi dan Cara Daftarnya
Di ruas jalan menuju Jalan Raya Kebayoran Lama, sebuah truk berkap biru tampak terparkir. Di bagian depan dan belakang truk dipasang papan pemberitahuan bertuliskan, "Mohon maaf sedang ada kegiatan pekerjaan saluran."
Slamet mengatakan, perbaikan oleh Dinas SDA baru dimulai pada Selasa pagi.
Ia berharap proses perbaikan segera selesai sehingga jalan dapat kembali digunakan seperti semula dan kejadian serupa tidak terulang.
“Mudah-mudahan enggak terjadi lagi,” kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang