Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin untuk menertibkan 'Pak Ogah' di kawasan jalan protokol.
Langkah itu dilakukan agar penataan lalu lintas di ibu kota menjadi lebih rapi, dengan pengelolaan yang sepenuhnya ditangani oleh Dinas Perhubungan bersama Polda Metro Jaya.
"Saya juga meminta kepada Dinas Perhubungan untuk tempat-tempat jalan-jalan protokol yang ada 'Pak Ogah'-nya ditertibkan. Karena saya pingin Jakarta menjadi lebih rapi," katanya saat meresmikan Shelter Grabbike Wisma Kosgoro di Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).
Dia berharap upaya tersebut dapat membuat Jakarta menjadi lebih nyaman, aman, dan lebih dapat dinikmati masyarakat.
"Mudah-mudahan membuat Jakarta lebih nyaman, lebih aman, lebih bisa dinikmati," ucapnya.
Selain 'Pak Ogah', Pramono juga menginginkan keberdaan shelter untuk ojek online (ojol) diperbanyak khususnya di area terminal dan stasiun. Sebab kawasan ini menjadi lokasi transit bagi masyarakat saat bepergian.
Baca Juga
- QRIS Jakarta Sumbang 38% Nasional, Gubernur Pramono Beberkan Rahasianya
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyampaikan Pemprov DKI Jakarta akan memfasilitasi pertemuan antara pihak aplikator ojol dengan penyedia tempat untuk pembangunan shelter.
"Kami saat ini sedang mencocokkan data nanti per wilayah akan kita temukan antara aplikator dan juga para pemilik gedung," ucapnya.
Pemerintah Provinsi Jakarta akan memperbanyak titik shelter sebagai bagian dari upaya meningkatkan fasilitas publik.
Pemprov juga telah berkomitmen dengan asosiasi properti, asosiasi pelaku usaha, dan pengelola pusat perbelanjaan untuk menentukan lokasi-lokasi yang akan dibangun shelter tersebut.
"Selanjutnya untuk stasiun kami akan kerja
sama juga dengan Kereta Api ya untuk melakukan penataan ini, terutama nanti yang ada di Palmerah," jelasnya.





