Bisnis.com, PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat tengah merencanakan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di Ranah Minang dengan cara mempersiapkan tiga daerah menjadi kawasan proyek strategis nasional (PSN) dan kemudian diusulkan ke pemerintah pusat.
Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy mengatakan tiga kabupaten yang dipersiapkan untuk diusulkan menjadi PSN ke pemerintah pusat itu yakni Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya. Tiga daerah itu dinilai memiliki potensi yang bisa digarap menjadi kawasan PSN yang memberikan dampak ekonomi.
“Kami akan terus mematangkan pengusulan kawasan Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya sebagai PSN kepada pemerintah pusat. Jika terealisasi, kawasan ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mempercepat pembangunan, menarik investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya, Selasa (7/7/2026).
Dia menyampaikan sebelum adanya rencana pengusulan kawasan PSN itu, tiga daerah tersebut sudah menyatakan komitmen bersama untuk mendukung Pemprov Sumbar dalam memperjuangkan pengusulan kawasan Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya.
Menurutnya usulan tersebut merupakan langkah besar untuk mempercepat pembangunan di kawasan selatan dan timur Provinsi Sumbar, hal ini didasari dari melihat tiga daerah tersebut memiliki potensi besar yang akan memberikan dampak lebih luas, bila dikembangkan secara terintegrasi.
“Kami ingin pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya memiliki potensi yang saling melengkapi. Kalau kita satukan dalam satu arah pembangunan, kita yakin manfaatnya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” ujar Vasko.
Baca Juga
- Hadirkan Pusat Ekonomi Baru, Pemprov Sumbar Usulkan 3 Daerah Jadi Kawasan PSN
- Inflasi Sumbar pada Juni 2026 di Atas Tingkat Nasional, BBM jadi Biang Kerok
- Sumbar Rawan Bencana Hidrometeorologi, Ini Saran Guru Besar Unand
Wagub menjelaskan, kawasan Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya dirancang sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang didukung penguatan industri dan peningkatan nilai tambah produk daerah, pembangunan konektivitas antar wilayah, pengembangan sistem logistik, pemanfaatan energi hijau, serta pengembangan sektor pariwisata.
Vasko bilang tujuan akhirnya bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi menciptakan lebih banyak peluang usaha, membuka lapangan kerja, dan menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang merata.
“Kalau akses semakin baik, investasi akan lebih mudah masuk. Ketika investasi tumbuh, usaha masyarakat ikut berkembang, lapangan kerja bertambah, dan ekonomi daerah bergerak lebih cepat. Itu yang sedang kami siapkan bersama,” sebutnya.
Dia menyatakan keberhasilan pengusulan tersebut membutuhkan dukungan penuh seluruh pemerintah daerah. Oleh karena itu, perlu ada komitmen bersama dari masing-masing kepala daerah sebagai bukti kesiapan dalam mensukseskan pengusulan gagasan ini menjadi PSN.
“Kini kami telah menandatangani surat kesepakatan komitmen antara Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota terkait untuk berjalan bersama dalam menyiapkan seluruh persyaratan hingga usulan ini dapat disetujui pemerintah pusat,” tegasnya.
Vasko merinci adapun bentuk dukungan yang akan diberikan oleh seluruh kepala daerah terkait dalam mendukung proses pengusulan ini meliputi, penyediaan data, informasi, kajian teknis, dan dokumen pendukung, percepatan penyelesaian tata ruang, perizinan, dan administrasi sesuai kewenangan, dukungan penyediaan lahan, penguatan koordinasi lintas daerah, dan penyelarasan program pembangunan.
“Selanjutnya rencana ini butuh dukungan kepada Gubernur Sumbar dalam melakukan harmonisasi kebijakan, fasilitasi, advokasi, dan penyampaian usulan kepada pemerintah pusat,” sambungnya.
Dikatakannya para kepala daerah juga berkomitmen melakukan pendampingan, koordinasi, pemantauan, dan evaluasi secara bersama terhadap proses pengusulan hingga pelaksanaannya apabila usulan tersebut ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai PSN.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah strategis Pemprov Sumbar ini. Menurutnya, sinergi antardaerah menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami siap mendukung sesuai kewenangan dan kemampuan keuangan daerah masing-masing. Harapannya, usulan ini disetujui pemerintah pusat, sehingga dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya, maupun Sumatra Barat secara keseluruhan,” ujar Annisa.
Melalui pengusulan pengembangan kawasan Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya sebagai PSN, besar harapan lahir pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu memperkuat daya saing daerah, mendorong investasi, memperluas kesempatan kerja, serta mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Sumbar.




