Bahlil Sebut India Minat Masuk Investasi Migas di Indonesia

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan India berkeinginan memperluas kerja sama di sektor energi dengan Indonesia, mulai dari investasi minyak dan gas bumi (migas) hingga keberlanjutan perdagangan batu bara.

Bahlil mengatakan, pemerintah menyambut positif minat tersebut sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral yang telah terjalin lama antara Indonesia dan India.

"Kalau kerja sama dengan India itu, ada beberapa perpanjangan yang mereka ingin untuk masuk di sektor oil and gas," ujar Bahlil usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7/2026).

Selain sektor migas, Bahlil menuturkan India tetap menjadi salah satu tujuan utama ekspor batu bara Indonesia. Menurutnya, kedua negara telah membahas kelanjutan kerja sama tersebut bahkan beberapa hari sebelum kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Jakarta.

"Kita tahu salah satu negara tujuan ekspor batu bara kita itu ke India. Itu sudah kita lakukan sejak 2 sampai 3 hari lalu sebelum kedatangan Pak Perdana Menteri," katanya.

Meskipun membuka peluang peningkatan ekspor batu bara, Bahlil menegaskan realisasinya akan bergantung pada kebutuhan pasar India.

Baca Juga

  • Prabowo Usung Pelabuhan Sabang-Andaman sebagai Penghubung Strategis RI-India
  • PM Modi Dorong Kerja Sama AI hingga Startup antara Indonesia dan India
  • Prabowo dan PM India Modi Bahas Nuklir dan Ketahanan Energi

"Tergantung kebutuhan mereka. Tapi pada prinsipnya kita memberikan prioritas karena sebagai negara sahabat," ujarnya.

Dia menambahkan hubungan Indonesia dan India memiliki ikatan historis yang panjang, bahkan telah terjalin sebelum Indonesia merdeka melalui pertukaran budaya dan interaksi antarmasyarakat. Karena itu, pemerintah berkomitmen terus memperkuat kemitraan strategis kedua negara, termasuk di bidang energi.

Terkait investasi migas, Bahlil mengungkapkan badan usaha milik negara (BUMN) India menjadi pihak yang berminat memperluas kerja sama dengan Indonesia.

Menurut dia, perusahaan tersebut akan bermitra dengan PT Pertamina (Persero) dalam pengembangan proyek migas.

"BUMN mereka. Mereka partner sama Pertamina," katanya.

Bahlil juga menyinggung kerja sama antara perusahaan migas Indonesia dan mitra asal India yang bergerak di sektor industri. Namun, dia belum memerinci bentuk maupun nilai investasi yang sedang dijajaki.

"Di industrinya," ujar Bahlil saat ditanya mengenai bentuk kerja sama tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadiri Pemakaman Ayatulloh Khamenei di Iran, Ketua MPR: Saya Diutus Presiden
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Misteri Penundaan Negosiasi AS–Iran Akhirnya Terjawab!
• 11 jam laluerabaru.net
thumb
NCT 127 Siap Gelar Konser Tur Tahun Ini, Jakarta Dikonfirmasi jadi Destinasinya
• 6 jam lalucumicumi.com
thumb
Cape Verde Disambut Bak Juara Usai Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Hubungan Ruben Onsu dan Jordi Onsu Memanas, Kuasa Hukum Ancam Pidanakan Jika Nekat Bongkar Aib
• 23 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.