Pengembangan Kakao hingga Durian Sulsel Disokong Bantuan Rp323 Miliar

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MAKASSAR — Kementerian Pertanian (Kementan) RI menggelontorkan bantuan bibit dan alat mesin pertanian (Alsintan) senilai lebih dari Rp323 miliar untuk 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Penyaluran dana ini merupakan tahap pertama dari komitmen investasi sektor agraria nasional, yang nantinya akan dialokasikan secara bertahap dengan total nilai mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengonfirmasi bahwa pemerintah provinsi telah menerima bantuan tersebut secara formal dan telah bergerak mendistribusikannya ke seluruh kabupaten/kota. Langkah tersebut diharapkan mampu mengeskalasi kinerja sektor pertanian daerah di tengah dinamika ekonomi global.

Secara rinci, alokasi anggaran pada tahap awal ini difokuskan pada diversifikasi dan perluasan komoditas bernilai tambah tinggi. Program tersebut mencakup pengembangan kawasan perkebunan kakao seluas 8.000 hektare, serta ekspansi kawasan hortikultura untuk cabai seluas 115 hektare dan komoditas durian seluas 200 hektare.

Stimulus ini juga memperkuat ketahanan pangan pokok melalui penyediaan benih tanaman pangan massal. Tercatat, bantuan ini mencakup pengadaan benih padi untuk memanifestasikan lahan seluas 142.920 hektare serta benih jagung guna optimalisasi lahan seluas 126.415 hektare.

Selain itu guna mendukung modernisasi pertanian dan mekanisasi di hulu, pemerintah juga menyerahkan berbagai varian alsintan. Meliputi 50 unit combine harvester, 150 unit traktor roda empat, 100 unit traktor roda dua, 300 unit pompa air modern, serta 50 unit hand sprayer.

Baca Juga

  • Potensi Besar Kakao Indonesia di Tengah Tren Cokelat Artisan
  • Jabar Perkuat Sistem Resi Gudang Bagi Petani Kopi, Teh, dan Kakao
  • Sulsel Mulai Bangun 20 Ruas Jalan, Anggaran Rp239 Miliar Difokuskan ke Regional Luwu

"Paket bantuan ini merupakan komitmen dari pemerintah pusat untuk memacu produktivitas hulu sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan," ucap Andi Sudirman di Makassar, Selasa (7/7/2026).

Dia mengingatkan agar momentum stimulus ini tidak disia-siakan. Pihaknya mengimbau seluruh kelompok tani penerima manfaat untuk mengelola amanah tersebut secara optimal. Menurutnya, tata kelola pasca-penerimaan bibit memegang peranan krusial dalam menentukan keberhasilan program hulu ini.

"Saya mengajak seluruh penerima bantuan untuk memanfaatkan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Bibit yang dibagikan harus benar-benar ditanam, dijaga, dan dirawat secara intensif agar mampu menghasilkan produktivitas yang maksimal, yang pada akhirnya mendongkrak pendapatan petani dan masyarakat sekitar," tegas Andi Sudirman.

Urgensi penyaluran bantuan ini sejalan dengan posisi strategis sektor agraris di wilayah tersebut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi motor penggerak utama perekonomian regional dengan kontribusi mencapai 23,01% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Selatan.

Kinerja impresif juga ditunjukkan oleh subsektor tanaman pangan, di mana produksi padi Sulawesi Selatan konsisten merangkak naik hingga menyentuh angka 5,47 juta ton gabah kering giling (GKG). Capaian ini sekaligus memperkokoh posisi strategis provinsi ini sebagai salah satu lumbung pangan dan penyangga utama stok beras nasional.

Di sektor hortikultura, komoditas bawang merah asal Sulawesi Selatan juga menorehkan prestasi dengan menduduki peringkat ketiga secara nasional dalam hal volume produksi.

Sementara itu, sektor perkebunan terus menunjukkan tren ekspansif melalui komoditas unggulan seperti kakao, kopi, lada, pala, dan cengkeh, yang hingga kini menjadi sumber penghidupan utama bagi ratusan ribu kepala keluarga petani di kawasan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jhon Cordoba absen, Kolombia waspadai kekuatan Swiss di babak 16 besar
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
BI: Pelemahan Rupiah Masih Lebih Baik Dibandingkan Negara Berkembang Lain
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Opini Sudutkan Gus Ipul Pakai Nama Samaran, Terungkap Nama Penulisnya
• 23 jam laludisway.id
thumb
Beberapa Kabupaten di Sulut Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Piala Dunia 2026: Momentum Perkuat Diplomasi Ekonomi Indonesia–Spanyol
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.