PURWAKARTA, iNews.id – Kebakaran hebat melanda peternakan ayam ras pedaging atau ayam potong di wilayah Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Tiga dari empat lokal bangunan kandang dua lantai luluh lantak dilahap si jago merah hingga mengakibatkan ratusan ribu ekor ayam terpanggang hidup-hidup.
Dalam waktu singkat, kobaran api langsung membesar dan menggulung area peternakan. Besarnya amukan api membuat para pekerja peternakan dan warga sekitar tidak berani mendekat. Mereka hanya bisa pasrah melihat kebakaran dari kejauhan sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Tiupan angin yang kencang di sekitar lokasi ditambah banyaknya material bangunan yang mudah terbakar, membuat perambatan api kian tak terkendali dan langsung menjalar ke kandang-kandang di sebelahnya.
Dinas Pemadam Kebakaran setempat langsung menerjunkan dua unit mobil damkar serta satu unit truk tangki pengangkut air ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api. Namun, petugas di lapangan harus menghadapi kendala yang cukup berat.
Baca Juga:Masih Berlaku Sejak Era Kolonial, Wamenaker Minta Ordonansi UAP 1930 Segera Direvisi"Kesulitan dalam proses pemadaman ini karena tebalnya asap di area kandang dan sulitnya akses mendapatkan sumber air di sekitar lokasi kejadian," ujar Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran, Rikky Jumawan, Selasa (7/7/2026).
Meski sempat kesulitan, petugas terus berjibaku melokalisasi api agar satu lokal kandang tersisa dapat diselamatkan dari amukan api.
Berdasarkan informasi dari pihak pengelola peternakan, saat musibah kebakaran terjadi, kondisi ketiga kandang tersebut sedang terisi penuh oleh ayam siap potong. Tak pelak, sebanyak 170.000 ekor ayam hangus terpanggang karena tidak sempat diselamatkan. Akibat kejadian ini, kerugian pemilik peternakan ditafsir mencapai sekitar Rp5 miliar.
Kapolsek Maniis, AKP Anton Pelita Nugroho, menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh pekerja kandang yang sedang bertugas berhasil dievakuasi dengan selamat ke tempat yang lebih aman.
Selain bangunan, dampak materiil lain berupa sepeda motor yang mengalami rusak ringan.
Baca Juga:Terungkap! Bidan RSUD Besuki Situbondo Tewas Ternyata Dibunuh Suami"Dari hasil penyelidikan awal di lapangan, kebakaran diduga kuat akibat adanya hubungan pendek arus listrik atau korsleting dari salah satu lokal kandang," kata AKP Anton Pelita Nugroho.
Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama tim pemadam kebakaran masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti munculnya api. Kasus kebakaran besar ini kini dalam penanganan penuh Unit Reskrim Polsek Maniis Purwakarta.
#jabar



