Jakarta (ANTARA) - Inisiasi Rally Raid Adventure (IRRA) 2026 menargetkan terdapat 100 kendaraan yang ikut serta dalam kompetisi yang berlangsung 8-12 Desember mendatang.
Pada pergelaran kali ini akan memperpanjang jarak lintasan sejauh 550 kilometer dengan melewati daerah Subang, Sumedang, Indramayu, dan terakhir Majalengka.
"Di tahun kedua ini target kami bisa mencapai 100 kendaraan, baik mobil maupun motor. Selain itu, kami juga mencoba untuk memperpanjang jarak dari Rally Raid ini," kata Wakil Ketua Pelaksana IRRA 2026 Julian Johan dalam konferensi pers di Universitas Budi Luhur, Jakarta, Selasa.
"Memang tahun lalu kami sebagai permulaan hanya berjarak sekitar 200 kilometer, tapi yang tahun ini kami mencoba untuk memperpanjang jaraknya hingga 550 kilometer," imbuh Jeje, sapaan akrabnya.
Jeje berharap dengan waktu yang tidak sedikit para peserta nantinya bisa melakukan persiapan yang jauh lebih matang dari sebelumnya mengingat lintasan dan trek yang jauh lebih menantang dari tahun sebelumnya.
Selain perubahan jarak trek, di tahun ini IRRA menekankan pada sisi keselamatan yang jauh lebih aman dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Rektor Budi Luhur University, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., menyampaikan bahwa penyelenggaraan IRRA 2026 yang melibatkan lingkungan kampus memiliki nilai dan dampak yang sangat positif.
Menurutnya, kegiatan seperti IRRA dapat menjadi ruang belajar yang dinamis, adaptif, dan dekat dengan kehidupan nyata.
“Kampus tidak hanya menjadi tempat belajar di ruang kelas. Kampus juga perlu membuka ruang bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengenal potensi diri, mengembangkan minat, dan membentuk karakter. Dari hobi, seseorang dapat menemukan bakat. Dari bakat, seseorang dapat membangun prestasi yang lebih hidup, nyata, dan bermanfaat,” ujar Agus.
Pada pergelaran kali ini akan memperpanjang jarak lintasan sejauh 550 kilometer dengan melewati daerah Subang, Sumedang, Indramayu, dan terakhir Majalengka.
"Di tahun kedua ini target kami bisa mencapai 100 kendaraan, baik mobil maupun motor. Selain itu, kami juga mencoba untuk memperpanjang jarak dari Rally Raid ini," kata Wakil Ketua Pelaksana IRRA 2026 Julian Johan dalam konferensi pers di Universitas Budi Luhur, Jakarta, Selasa.
"Memang tahun lalu kami sebagai permulaan hanya berjarak sekitar 200 kilometer, tapi yang tahun ini kami mencoba untuk memperpanjang jaraknya hingga 550 kilometer," imbuh Jeje, sapaan akrabnya.
Jeje berharap dengan waktu yang tidak sedikit para peserta nantinya bisa melakukan persiapan yang jauh lebih matang dari sebelumnya mengingat lintasan dan trek yang jauh lebih menantang dari tahun sebelumnya.
Selain perubahan jarak trek, di tahun ini IRRA menekankan pada sisi keselamatan yang jauh lebih aman dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Rektor Budi Luhur University, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., menyampaikan bahwa penyelenggaraan IRRA 2026 yang melibatkan lingkungan kampus memiliki nilai dan dampak yang sangat positif.
Menurutnya, kegiatan seperti IRRA dapat menjadi ruang belajar yang dinamis, adaptif, dan dekat dengan kehidupan nyata.
“Kampus tidak hanya menjadi tempat belajar di ruang kelas. Kampus juga perlu membuka ruang bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengenal potensi diri, mengembangkan minat, dan membentuk karakter. Dari hobi, seseorang dapat menemukan bakat. Dari bakat, seseorang dapat membangun prestasi yang lebih hidup, nyata, dan bermanfaat,” ujar Agus.





