Bisnis.com, PALEMBANG — Persaingan pasar motor listrik di Sumatra Selatan (Sumsel) mulai bergeser. Jika sebelumnya kendaraan listrik lebih identik sebagai moda transportasi harian, kini produsen mulai menawarkan beragam model untuk menyasar kebutuhan konsumen yang lebih spesifik, mulai dari segmen komuter, sporty, hingga adventure.
PT Indomobil eMotor Internasional memanfaatkan momentum tersebut dengan memperkenalkan empat lini motor listrik di Palembang, yakni Adora, Sprinto, Tyranno, dan QT Series. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas penetrasi pasar kendaraan listrik di Sumatra Selatan.
Chief Executive Officer PT Indomobil eMotor Internasional Pius Wirawan mengatakan motor listrik kini tidak lagi diposisikan hanya sebagai kendaraan alternatif, melainkan telah berkembang untuk memenuhi berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat.
"Keempat lini produk yang kami luncurkan, seperti Adora, seri Tyranno, Sprinto, dan seri QT, merupakan bukti komitmen kami bahwa motor listrik kini telah berevolusi menjadi kendaraan yang tangguh, cerdas, dan siap diandalkan untuk berbagai aktivitas sehari-hari," ujar Pius, Selasa (7/7/2026).
Area Sales Manager Sumatra PT Indomobil eMotor Internasional Hendra Frederick Octavianus Siregar menambahkan bahwa Palembang dipilih sebagai lokasi pengenalan merek karena menjadi pasar dengan penjualan ritel terbesar perusahaan di Pulau Sumatra.
"Untuk retail kami di Sumatra, penjualan terbesar ada di Kota Palembang. Karena itu kami memilih Palembang untuk memperkenalkan brand Indomobil eMotor. Apalagi masyarakat di sini sudah cukup banyak yang menggunakan motor listrik kami," ujarnya.
Baca Juga
- Prabowo Bertemu BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
- Defisit APBN Regional Sumut Capai Rp15,45 Triliun per Mei 2026
- Belanja Negara Sumsel Kontraksi 3,96%, Penurunan TKD Jadi Penyebab?
Menurut Hendra, perusahaan menargetkan penjualan sekitar 50 unit per bulan di setiap dealer. Saat ini Indomobil eMotor telah memiliki dua dealer di Palembang sehingga target penjualannya mencapai sekitar 100 unit per bulan.
Dia mengatakan hingga saat ini model Tyranno dan QT Series menjadi kontributor penjualan terbesar di Palembang. Kondisi tersebut menunjukkan konsumen mulai mencari motor listrik dengan karakter yang lebih beragam, tidak hanya untuk kebutuhan komuter.
Seluruh lini motor listrik yang diperkenalkan di Palembang dipasarkan dengan harga mulai Rp16,2 juta hingga Rp27,95 juta on the road Palembang.
“Keempat model tersebut terdiri atas QT Series untuk mobilitas jarak pendek, Adora sebagai motor komuter, Sprinto untuk segmen sporty, serta Tyranno yang menyasar pengguna dengan karakter adventure,” tutupnya.





