HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – DPD II Golkar Takalar masih setia Munafri Arifuddin (Appi) maju di Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Golkar Sulsel.
Ketua DPD II Golkar Takalar Zulkarnain Arif menegaskan bahwa Munafri Arifuddin akan didaftarkan maju di Musda Golkar Sulsel dengan membawa 20 dukungan dari DPD II Golkar kabupaten/kota.
Zulkarnain mengungkapkan bahwa proses pendaftaran akan diawali dengan pengambilan formulir pada 13 atau 14 Juli 2026.
Selanjutnya, formulir akan dikembalikan pada 17 atau 18 Juli 2026 dengan melampirkan seluruh surat dukungan.
“Ambil formulir dulu Pak Appi, 13 atau 14 Juli, pengembalian formulir 17 atau 18, dikasih kembali dengan dukungan semua itu,” jelasnya.
Zulkarnain juga merespons sejumlah DPD II Golkar di Sulsel yang dikabarkan telah memberikan dukungan kepada lebih dari satu bakal calon, termasuk kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS).
Zulkarnain menegaskan bahwa persoalan keabsahan dukungan dari DPD II telah diatur dalam Juklak Nomor 02.
“Kalau dobel kan di ketentuannya batal dua-duanya, tidak ada lagi istilah dilempar di forum. Juklak 02 tidak ada pembahasan di luar ketentuan yang ada. Tidak ada perdebatan di dalamnya karena sudah ada ketentuan bahwa tidak boleh dobel,” tegasnya.
Zulkarnain mengaku tetap konsisten mendukung Munafri sejak awal untuk maju di Musda Golkar Sulsel.
Ia bahkan mempersilakan DPD II yang berubah sikap untuk menarik kembali surat dukungan yang telah diberikan, namun hingga kini tidak ada yang mengambilnya.
“Saya sudah persilakan 20 DPD II tarik kembalikan surat dukungannya, tapi tidak ada yang datang ambil. Jadi saya akan tetap bawa surat dukungan itu ke arena,” tegasnya.
Menurutnya, panitia pelaksana (SC) tidak boleh membuat kebijakan di luar ketentuan yang telah ditetapkan oleh DPP Partai Golkar. Karena itu, seluruh proses verifikasi dukungan harus mengacu pada juklak yang telah ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar.
“Tidak boleh ada gerakan tambahan dilakukan SC, harus patuh kepada aturan organisasi yang telah ditandatangani ketua umum dan sekjen. Ada semua poin-poin petunjuk pelaksanaan, tata cara di situ. Ya sudah kita masukkan saja,” ujarnya.
Sebelumnaya, Appi didukung mayoritas DPD II untuk maju di Musda Golkar Sulsel. Namun belakangan DPD II tersebut berbondong-bondong mengelurkan surat dukungan ke IAS yang menerima diskresi dari Ketum Bahlil Lahadalia.
Sementara itu, Steering Committee (SC) Musda XI DPD I Golkar Sulsel resmi mengumumkan tahapan penjaringan bakal calon (balon) Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel periode mendatang.
Pengumuman penjaringan dijadwalkan dimulai pada 8 Juli 2026.
Jadwal tersebut mengacu pada Surat DPP Partai Golkar Nomor B-ID50/DPP/GOLKAR/VII/2026 tertanggal 6 Juli 2026 tentang waktu penyelenggaraan Musda Golkar Sulsel, hasil rapat SC Musda XI pada 4 Juli 2026, serta hasil koordinasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel pada 6 Juli 2026.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengambilan formulir bakal calon akan berlangsung pada 13-14 Juli 2026.
Selanjutnya, pengembalian dokumen persyaratan dijadwalkan pada 15-17 Juli 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi dokumen pada 17 Juli 2026.
Seluruh proses pendaftaran bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel akan dipusatkan di Kantor DPD I Partai Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa Nomor 2, Kota Makassar. (ams)





